Oleh: Martayadi Tajuddin
_Pengamat Kebijakan Publik dan Digital_
Di tengah gempuran bank-bank besar dari luar, masih ada satu institusi keuangan yang lahir dari tanah Jambi, tumbuh bersama rakyat Jambi, dan keuntungannya kembali untuk membangun Jambi. Namanya Bank 9 Jambi.
Ia bukan hanya bank. Ia adalah kebanggaan.
Kebanggaan karena Bank 9 Jambi membuktikan bahwa daerah kita mampu. Mampu mengelola uang daerah sendiri. Mampu membiayai pembangunan sendiri. Mampu mengangkat UMKM sendiri tanpa harus menunggu uluran dari pusat. Selama puluhan tahun, Bank 9 Jambi sudah menjadi saksi dan pelaku utama setiap lompatan ekonomi Jambi. Dari pembiayaan jalan desa, bantuan modal untuk petani, sampai penyaluran gaji ASN. Semua berawal dari sini.
Karena itu, ketika kita berbicara tentang kemandirian ekonomi Jambi, maka Bank 9 Jambi adalah benteng terakhirnya. Jika benteng ini kuat, maka Jambi kuat. Jika benteng ini goyah, maka kita semua yang akan merasakan getarannya.
Dan benteng yang kuat tidak dibangun dalam sehari. Benteng dijaga, dirawat, dan didukung setiap hari.
*Bagaimana cara menjaga Bank 9 Jambi?*
*Pertama, dengan dukungan kebijakan.* Pemerintah Provinsi sebagai pemegang saham harus berani memperkuat permodalan Bank 9 Jambi. Dorong agar Bank 9 Jambi bisa ikut membiayai proyek-proyek strategis daerah. Jangan ragu menempatkan dana APBD di Bank 9 Jambi, karena itu artinya memutar uang Jambi untuk Jambi.
*Kedua, dengan dukungan masyarakat.* Nasabah adalah pemilik sejati Bank 9 Jambi. Setiap kali kita menabung, bertransaksi, atau mengambil kredit di Bank 9 Jambi, kita sedang ikut membangun daerah kita sendiri. Uang yang kita titipkan tidak akan lari ke Jakarta. Ia akan kembali lagi dalam bentuk jalan, sekolah, dan lapangan kerja di Jambi.
*Ketiga, dengan dukungan pengawasan.* Kebanggaan tidak boleh membuat kita buta. Justru karena kita bangga, kita harus ikut mengawal. Kawal tata kelolanya agar bersih. Kawal pelayanannya agar prima. Kawal digitalisasinya agar aman dan modern. Kritik membangun adalah bentuk cinta paling tulus kepada Bank 9 Jambi.
Hari ini Bank 9 Jambi sedang berbenah. Digitalisasi layanan dipercepat. Jangkauan ke desa-desa diperluas. Produk untuk UMKM terus diinovasi. Ini semua adalah tanda bahwa benteng ini sedang diperkuat, bukan ditinggalkan.
Mari kita berhenti berpikir bahwa Bank Daerah itu “bank nomor dua”. Pola pikir itu harus kita buang. Bank 9 Jambi adalah bank nomor satu untuk Jambi. Titik.
Karena pada akhirnya, tidak ada orang luar yang akan sepeduli kita terhadap masa depan Jambi. Tidak ada bank luar yang akan se rela Bank 9 Jambi membiayai mimpi-mimpi kecil di pelosok daerah.
Bank 9 Jambi adalah milik kita. Kebanggaan kita. Dan tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan membesarkannya.
Selama Bank 9 Jambi berdiri tegak, maka kemandirian ekonomi Jambi akan tetap berdiri. Dan selama kita bersatu mendukungnya, maka Jambi akan terus maju dengan kekuatannya sendiri.(*)








