Oleh : Rocky Candra *
Alhamdulillah, hari ini saya merasa bahagia sekaligus optimistis melihat salah satu putra terbaik bangsa mendapatkan amanah besar sebagai Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026–2029. Sebagai sahabat, tentu saya mengucapkan selamat atas kepercayaan yang telah diberikan. Namun lebih dari itu, saya melihat amanah ini sebagai sebuah tanggung jawab besar yang membawa harapan banyak orang, khususnya generasi muda Indonesia yang sedang berjuang membangun masa depan melalui dunia usaha.
HIPMI bukan sekadar organisasi. Dalam perjalanan bangsa ini, HIPMI telah menjadi salah satu kawah candradimuka yang melahirkan banyak tokoh penting di bidang ekonomi, bisnis, hingga pemerintahan. Dari organisasi ini lahir para pemimpin yang memahami bagaimana menciptakan peluang, menggerakkan investasi, dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas.
Di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks, Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha muda yang berani mengambil risiko, memiliki visi, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Dunia usaha saat ini tidak lagi sama seperti satu dekade lalu. Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, transformasi industri, hingga perubahan pola konsumsi masyarakat menuntut hadirnya pemimpin-pemimpin baru yang mampu membaca arah perubahan tersebut.
Karena itu, ketika sahabat saya menerima amanah memimpin HIPMI, saya melihat ada harapan besar yang sedang dititipkan di pundaknya. Harapan agar organisasi ini semakin relevan dengan perkembangan zaman. Harapan agar semakin banyak anak muda Indonesia yang berani menjadi pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari pekerjaan.
Saya selalu percaya bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alamnya. Yang lebih penting adalah kualitas sumber daya manusianya. Negara yang maju adalah negara yang memiliki generasi muda kreatif, inovatif, dan produktif. Mereka tidak menunggu kesempatan datang, tetapi menciptakan kesempatan itu sendiri.
Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan pentingnya peran anak muda sebagai motor penggerak ekonomi bangsa. Pesan tersebut bukan sekadar slogan. Pesan itu adalah panggilan bagi generasi muda Indonesia untuk berani mengambil peran lebih besar dalam pembangunan nasional. Negara ini membutuhkan energi, gagasan, dan keberanian anak-anak mudanya.
Target pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju angka 8 persen tentu bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Namun saya meyakini bahwa para pengusaha muda memiliki posisi yang sangat strategis dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Mereka adalah kelompok yang mampu menghadirkan inovasi, menciptakan peluang usaha baru, dan membuka ruang kerja bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Di sinilah HIPMI memiliki peran yang sangat penting. Organisasi ini harus menjadi rumah besar bagi lahirnya pengusaha-pengusaha muda yang tidak hanya mengejar keuntungan pribadi, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan. Pengusaha yang memahami bahwa keberhasilan usaha mereka harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurut saya, tantangan terbesar pengusaha muda saat ini bukan hanya soal modal. Tantangan terbesar adalah bagaimana membangun mentalitas yang tangguh. Banyak usaha gagal bukan karena kurangnya peluang, melainkan karena kurangnya ketahanan dalam menghadapi tekanan dan perubahan. Oleh sebab itu, kepemimpinan HIPMI ke depan harus mampu membangun karakter anggotanya agar menjadi pribadi yang kuat, adaptif, dan visioner.
Saya juga berharap HIPMI semakin aktif mendorong pengembangan usaha di daerah-daerah. Indonesia tidak hanya Jakarta. Potensi ekonomi terbesar justru banyak tersebar di berbagai wilayah, termasuk daerah-daerah yang selama ini belum mendapatkan perhatian maksimal. Jika potensi tersebut mampu dioptimalkan, maka pemerataan pertumbuhan ekonomi bukan lagi sekadar wacana.
Sebagai wakil rakyat dari Jambi, saya melihat sendiri bagaimana banyak anak muda daerah memiliki kreativitas luar biasa. Mereka memiliki ide bisnis yang menjanjikan. Mereka memiliki semangat yang tinggi. Namun sering kali mereka membutuhkan akses, pendampingan, dan jaringan yang lebih luas. Di sinilah organisasi seperti HIPMI dapat memainkan peran strategis sebagai jembatan antara potensi dan kesempatan.
Kepemimpinan baru HIPMI juga harus mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah. Dunia usaha dan pemerintah tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Keduanya harus menjadi mitra yang saling mendukung demi terciptanya iklim investasi yang sehat, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.
Saya percaya bahwa setiap amanah selalu membawa tantangan. Namun saya juga percaya bahwa setiap tantangan selalu menghadirkan kesempatan untuk menciptakan perubahan yang lebih baik. Karena itu, saya berharap kepemimpinan baru ini mampu membawa HIPMI semakin maju, semakin solid, dan semakin berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.
Selamat bertugas sahabatku. Amanah ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang diberikan oleh keluarga besar HIPMI dan bangsa Indonesia. Jalankan dengan integritas, semangat pengabdian, dan komitmen untuk terus melahirkan pengusaha muda yang mampu menjadi kekuatan ekonomi bangsa.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, kesehatan, serta kekuatan dalam setiap langkah pengabdian. Dan semoga HIPMI di bawah kepemimpinan yang baru dapat menjadi salah satu lokomotif penting dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, lebih mandiri, dan lebih sejahtera.
Mission Complete. Salam Indonesia Raya.(***)
* Rocky Candra, Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra.



