Oleh : Edi Purwanto *
Saya menyambut baik keputusan pemerintah menurunkan potongan aplikasi transportasi online dari 20 persen menjadi 8 persen. Bagi saya, kebijakan ini bukan sekadar perubahan angka, melainkan sebuah langkah penting yang selama ini dinantikan oleh jutaan pengemudi ojek online di Indonesia. Mereka adalah pekerja yang setiap hari berjuang di jalan, menghadapi panas, hujan, kemacetan, hingga berbagai risiko demi menghidupi keluarga.
Perjuangan para driver ojol selama bertahun-tahun akhirnya mulai mendapatkan perhatian. Aspirasi yang mereka suarakan melalui berbagai forum dan dialog kini mulai menemukan titik terang. Karena itu, saya berharap kebijakan ini benar-benar menjadi awal perubahan yang membawa manfaat nyata, bukan hanya sebatas keputusan di atas kertas.
Namun, pekerjaan kita belum selesai. Penurunan potongan aplikasi harus segera diikuti dengan aturan pelaksanaan yang jelas, adil, dan berpihak kepada para pengemudi. Regulasi turunannya harus mampu memberikan kepastian sehingga kebijakan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para driver di lapangan.
Saya ingin melihat pendapatan pengemudi meningkat tanpa harus membebani masyarakat dengan tarif yang terlalu tinggi. Di sisi lain, perusahaan aplikasi juga tetap memiliki ruang untuk menjalankan usahanya secara sehat. Keseimbangan seperti inilah yang perlu dijaga agar ekosistem transportasi online terus berkembang dan memberikan manfaat bagi semua pihak.
Hal lain yang tidak kalah penting adalah transparansi. Saya mendorong seluruh perusahaan aplikator membuka informasi secara jelas mengenai besaran tarif perjalanan, potongan yang dikenakan, serta pembagian pendapatan antara perusahaan dan pengemudi. Driver memiliki hak untuk mengetahui bagaimana penghasilannya dihitung. Keterbukaan akan membangun kepercayaan dan mengurangi kesalahpahaman yang selama ini kerap muncul.
Ke depan, saya berharap pemerintah terus mengawasi implementasi kebijakan ini. Jangan sampai masih ada praktik yang merugikan pengemudi melalui biaya-biaya lain yang tidak transparan. Pengawasan yang konsisten akan memastikan tujuan utama kebijakan ini benar-benar tercapai.
Saya percaya, jika pemerintah, perusahaan aplikator, dan para pengemudi dapat berjalan bersama, maka transportasi online Indonesia akan menjadi semakin kuat. Driver memperoleh penghasilan yang lebih layak, masyarakat tetap menikmati layanan dengan harga terjangkau, dan dunia usaha pun dapat tumbuh secara sehat.
Semoga penurunan potongan aplikasi menjadi 8 persen benar-benar menjadi momentum untuk menghadirkan keadilan bagi para pengemudi ojek online. Mereka telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat modern. Sudah sepantasnya setiap kebijakan yang lahir mampu memberikan perlindungan, kepastian, dan kesejahteraan yang lebih baik bagi mereka. (*)
* Edi Purwanto, Anggota DPR RI Dapil Provinsi Jambi












