JAMBI, Jambiseru.com – Alhamdulillah, saya merasa sangat bahagia dan bangga ketika melihat putra-putri terbaik Jambi mampu tampil di tingkat nasional. Tahun ini, kebanggaan itu datang dari Achmad Fachri Mubarok dan Rizki Putri yang dipercaya menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bagi saya, keberhasilan mereka bukan hanya prestasi pribadi. Di balik langkah mereka berdiri nama Jambi yang ikut dibawa ke panggung nasional. Mereka menjadi representasi anak-anak Jambi yang memiliki kemampuan, kedisiplinan, keberanian, sekaligus semangat untuk memberikan yang terbaik bagi daerah dan bangsa.
Saya menyambut Fachri dan Rizki di rumah dinas Gubernur Jambi pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, saya mengajak keduanya berbincang dan menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi atas tugas yang telah mereka jalankan. Keluarga mereka juga hadir dalam kesempatan tersebut, sehingga suasananya terasa semakin hangat.
Bagi saya, momen seperti ini penting untuk kita berikan apresiasi. Anak-anak muda yang telah mengharumkan nama Jambi harus mendapatkan dukungan, bukan hanya ketika mereka sedang berada di puncak prestasi, tetapi juga setelah mereka kembali ke daerah.
Fachri dan Rizki Membawa Nama Jambi
Saya melihat ada kebanggaan tersendiri ketika putra-putri Jambi bisa tampil dalam sebuah momentum yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Upacara peringatan kemerdekaan bukan kegiatan biasa. Ada sejarah panjang, ada perjuangan para pahlawan, dan ada nilai kebangsaan yang harus terus kita tanamkan kepada generasi muda.
Tahun ini, Achmad Fachri Mubarok, pelajar SMKN 1 Kota Jambi, mendapatkan kepercayaan sebagai Komandan Kelompok 8 sekaligus pembentang bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026. Sementara Rizki Putri juga menjadi salah satu utusan Jambi yang bertugas sebagai Paskibraka tingkat nasional.
Saya tentu sangat bangga melihat anak Jambi mendapat kesempatan seperti itu. Tidak semua pelajar mendapatkan pengalaman untuk berdiri di tingkat nasional dalam sebuah upacara kenegaraan yang disaksikan oleh masyarakat luas.
Karena itu, saya berharap pengalaman yang mereka dapatkan tidak berhenti sebagai sebuah cerita pribadi. Saya ingin pengalaman tersebut menjadi bekal untuk perjalanan mereka ke depan.
Lebih jauh lagi, saya berharap keberhasilan Fachri dan Rizki dapat menginspirasi anak-anak Jambi lainnya. Saya ingin adik-adik mereka melihat bahwa kesempatan untuk berprestasi itu terbuka selama ada kemauan, disiplin, kerja keras, dan kesungguhan.
Saya Ingin Semakin Banyak Anak Jambi Tampil di Nasional
Saya selalu berharap agar semakin banyak anak-anak Jambi yang mampu tampil di tingkat nasional. Bukan hanya dalam bidang Paskibraka, tetapi juga pendidikan, olahraga, seni, budaya, teknologi, kewirausahaan, maupun berbagai bidang lainnya.
Kita memiliki banyak anak muda yang potensial. Tugas kita bersama adalah memastikan potensi tersebut mendapatkan ruang untuk berkembang.
Kadang-kadang anak-anak kita memiliki kemampuan yang luar biasa, tetapi belum mendapatkan kesempatan. Ada yang memiliki kemampuan akademik, ada yang berbakat dalam olahraga, ada yang memiliki jiwa kepemimpinan, dan ada pula yang mempunyai kemampuan seni serta kreativitas.
Karena itu, saya ingin pemerintah terus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang. Sekolah, keluarga, pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat harus berjalan bersama.
Kita tidak boleh hanya meminta anak-anak muda berprestasi. Kita juga harus memberikan lingkungan yang mendukung mereka untuk mencapai prestasi tersebut.
Bagi saya, keberhasilan Fachri dan Rizki adalah contoh bahwa ketika potensi, latihan, disiplin, dan kesempatan bertemu, maka anak Jambi mampu bersaing di tingkat nasional.
Paskibraka Bukan Sekadar Baris-Berbaris
Saya melihat Paskibraka bukan sekadar kegiatan baris-berbaris atau seremoni setiap tanggal 17 Agustus. Di dalamnya terdapat pendidikan karakter yang sangat penting bagi generasi muda.
Seorang Paskibraka harus belajar disiplin. Mereka harus belajar menghargai waktu, mengikuti aturan, menjaga kekompakan, dan bertanggung jawab terhadap tugas.
Mereka juga belajar bahwa dalam sebuah tim tidak ada ruang bagi ego pribadi. Setiap orang memiliki peran masing-masing dan keberhasilan sebuah tugas sangat bergantung pada kemampuan seluruh anggota untuk bekerja bersama.
Nilai-nilai seperti ini sangat penting untuk kehidupan mereka setelah selesai menjalankan tugas sebagai Paskibraka.
Saya berharap nilai kedisiplinan, tanggung jawab, nasionalisme, dan semangat kebersamaan yang mereka dapatkan selama proses pembinaan bisa terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari.
Jangan sampai setelah upacara selesai, semangat tersebut ikut selesai. Justru setelah kembali ke daerah, semangat itulah yang harus semakin kuat.
Pulang ke Daerah Harus Membawa Semangat
Saya berharap Fachri dan Rizki tidak hanya pulang membawa pengalaman, tetapi juga membawa semangat untuk memberikan sesuatu bagi daerahnya.
Mereka telah mendapatkan kesempatan yang mungkin tidak semua anak seusianya dapatkan. Mereka telah bertemu dengan banyak orang, menjalani proses latihan yang disiplin, dan tampil dalam sebuah agenda nasional.
Pengalaman tersebut sangat berharga.
Saya berharap ketika kembali ke lingkungan masing-masing, mereka bisa menjadi pelopor. Mereka bisa berbagi pengalaman dengan teman-teman, adik kelas, dan anak-anak muda lainnya.
Saya ingin mereka menjadi contoh bahwa prestasi tidak datang secara instan. Ada proses panjang di belakangnya. Ada latihan, ada rasa lelah, ada kedisiplinan, ada keinginan untuk menyerah, tetapi semuanya harus dilewati dengan tekad.
Kalau pengalaman tersebut bisa ditularkan kepada generasi berikutnya, maka manfaatnya akan jauh lebih besar.
Prestasi Fachri dan Rizki akhirnya bukan hanya menjadi prestasi dua orang anak muda, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi banyak anak Jambi.
Kemerdekaan Harus Diisi Generasi Muda
Ketika kita berbicara tentang kemerdekaan, saya selalu teringat bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk mengisi kemerdekaan.
Para pahlawan telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan dengan pengorbanan yang luar biasa. Tugas generasi sekarang bukan lagi mengangkat senjata di medan perang seperti perjuangan masa lalu, tetapi mengisi kemerdekaan dengan karya.
Anak-anak muda harus belajar dengan sungguh-sungguh. Mereka harus berani bermimpi dan berusaha mewujudkan mimpi tersebut.
Mereka harus memiliki kemampuan untuk bersaing, tetapi tetap memiliki karakter dan kecintaan kepada daerah serta bangsa.
Saya ingin anak-anak Jambi tumbuh menjadi generasi yang percaya diri. Mereka tidak boleh merasa lebih rendah ketika berhadapan dengan anak-anak dari daerah lain.
Kita memiliki potensi yang sama. Yang membedakan adalah bagaimana potensi itu dikembangkan.
Kebanggaan untuk Keluarga dan Jambi
Saya juga memberikan apresiasi kepada keluarga Fachri dan Rizki. Di balik keberhasilan seorang anak, biasanya ada dukungan keluarga yang luar biasa.
Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Mereka memberikan dukungan ketika anak menghadapi kesulitan, memberikan motivasi ketika semangat mulai turun, dan menjadi tempat kembali ketika anak membutuhkan kekuatan.
Karena itu, prestasi Fachri dan Rizki juga merupakan kebanggaan bagi keluarga mereka.
Saya berharap kebanggaan tersebut menjadi motivasi bagi keluarga lain di Jambi untuk terus mendukung anak-anaknya.
Jangan memandang prestasi hanya dari piala atau penghargaan. Ketika seorang anak berani tampil, berani berkompetisi, disiplin menjalankan tugas, dan mampu memberikan yang terbaik, itu sudah merupakan sebuah pencapaian.
Tentu kita ingin prestasi tersebut terus berkembang.
Pemerintah Harus Terus Memberikan Ruang
Sebagai pemerintah daerah, saya melihat bahwa kita memiliki tanggung jawab untuk menciptakan ruang yang semakin luas bagi generasi muda.
Kita harus terus mendorong berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan bakat dan kemampuan anak-anak Jambi.
Tidak hanya mereka yang sudah memiliki prestasi yang harus diperhatikan. Anak-anak yang sedang dalam proses menemukan potensinya juga harus diberikan kesempatan.
Kadang-kadang seorang anak belum terlihat menonjol ketika masih kecil. Tetapi setelah mendapatkan pembinaan yang tepat, potensinya bisa muncul.
Karena itu, saya ingin sekolah dan berbagai lembaga pembinaan terus memberikan ruang bagi anak-anak untuk mencoba.
Kalau ada anak yang memiliki kemampuan olahraga, kita dorong. Kalau ada yang memiliki kemampuan seni, kita berikan ruang. Kalau ada yang tertarik pada teknologi, kita dukung. Begitu juga dengan kemampuan kepemimpinan, akademik, kewirausahaan, dan bidang lainnya.
Jambi harus memiliki generasi muda yang beragam prestasinya.
Semangat yang Harus Terus Dijaga
Saya berharap semangat yang dimiliki para Paskibraka tetap terjaga setelah mereka menyelesaikan tugas.
Saya ingin mereka memahami bahwa tugas sebagai Paskibraka bukan hanya tentang berdiri membawa bendera. Ada makna perjuangan yang lebih besar di dalamnya.
Ketika Merah Putih dikibarkan, kita diingatkan kembali kepada perjuangan para pendahulu bangsa.
Ada pengorbanan yang tidak boleh kita lupakan. Ada cita-cita kemerdekaan yang harus terus kita perjuangkan.
Karena itu, saya berharap anak-anak muda Jambi memiliki semangat yang kuat untuk mengisi kemerdekaan.
Mereka harus menjadi generasi yang produktif. Mereka harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi.
Saya percaya, masa depan Jambi sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya.
Jangan Takut Bermimpi
Saya ingin menyampaikan kepada anak-anak muda Jambi agar jangan takut bermimpi.
Kalau Fachri dan Rizki bisa tampil di tingkat nasional, maka anak-anak Jambi lainnya juga memiliki peluang yang sama untuk mencapai prestasi di bidang masing-masing.
Jangan merasa bahwa kesempatan hanya milik anak-anak dari kota besar. Jangan merasa bahwa anak daerah tidak mampu bersaing.
Justru kita harus membuktikan bahwa anak Jambi mampu berdiri sejajar dengan anak-anak dari seluruh Indonesia.
Caranya tentu bukan hanya dengan percaya diri. Harus ada kerja keras.
Kalau ingin berprestasi, harus mau berlatih. Kalau ingin menjadi pemimpin, harus belajar bertanggung jawab. Kalau ingin menjadi orang yang bermanfaat, harus memiliki kepedulian terhadap orang lain.
Tidak ada keberhasilan yang datang tanpa proses.
Fachri dan Rizki Bisa Menjadi Inspirasi
Saya berharap Fachri dan Rizki dapat menjadi contoh yang baik bagi adik-adiknya.
Saya ingin ketika mereka kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing, ada anak lain yang kemudian berkata, “Saya juga ingin seperti mereka.”
Kalimat sederhana seperti itu bisa menjadi awal dari sebuah perjalanan panjang.
Mungkin hari ini seorang anak melihat Fachri sebagai sosok yang tampil di Istana Merdeka. Tetapi beberapa tahun kemudian, anak tersebut bisa saja menjadi atlet nasional, ilmuwan, dokter, pengusaha, pemimpin, atau profesi lainnya yang membawa nama Jambi.
Karena itu, saya melihat prestasi generasi muda harus terus disambungkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Prestasi hari ini harus melahirkan motivasi untuk prestasi berikutnya.
Jambi Harus Terus Melahirkan Talenta
Saya ingin Jambi dikenal bukan hanya karena kekayaan alamnya, tetapi juga karena kualitas sumber daya manusianya.
Kita ingin ketika nama Jambi disebut di tingkat nasional, yang muncul adalah berbagai prestasi dan karya anak-anak daerah.
Kita ingin ada semakin banyak Fachri dan Rizki berikutnya.
Bukan berarti harus menjadi Paskibraka. Tetapi harus ada anak-anak Jambi yang berani tampil di tingkat nasional dalam berbagai bidang.
Itulah yang menurut saya harus kita bangun bersama.
Kita membutuhkan generasi yang memiliki kemampuan, karakter, nasionalisme, dan kepedulian terhadap daerah.
Apresiasi untuk Semua Pihak
Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membina dan mendukung Paskibraka Jambi.
Proses sampai seorang anak dapat tampil di tingkat nasional tentu bukan pekerjaan satu atau dua orang. Ada keluarga, sekolah, pelatih, pemerintah, dan berbagai pihak yang ikut memberikan dukungan.
Semua memiliki peran.
Karena itu, keberhasilan Fachri dan Rizki juga merupakan keberhasilan kita bersama dalam membina generasi muda.
Saya berharap pembinaan seperti ini terus ditingkatkan. Kita harus mencari bibit-bibit terbaik sejak dini dan memberikan pembinaan secara berkelanjutan.
Dengan demikian, semakin banyak anak Jambi yang siap ketika mendapatkan kesempatan untuk tampil di tingkat nasional.
Harapan Saya untuk Generasi Muda Jambi
Harapan saya sederhana. Saya ingin semakin banyak anak-anak Jambi yang memiliki prestasi dan mampu membawa nama daerah ke tingkat nasional.
Saya ingin mereka tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi teladan bagi lingkungan sekitar.
Saya ingin semangat mereka untuk belajar, berlatih, bekerja keras, dan berprestasi terus tumbuh.
Kepada Fachri dan Rizki, saya ucapkan selamat dan terima kasih karena telah membawa nama Jambi dengan baik. Apa yang kalian lakukan menjadi kebanggaan bagi kita semua.
Jangan berhenti sampai di sini. Terus belajar, terus berkarya, dan terus menjadi pribadi yang bermanfaat.
Kepada anak-anak Jambi lainnya, saya juga ingin menyampaikan bahwa kesempatan itu selalu ada. Jangan takut bermimpi besar. Jangan takut bersaing. Yang paling penting adalah terus berusaha dan menjaga semangat.
Insyaallah, ke depan akan semakin banyak anak-anak Jambi yang tampil di tingkat nasional. Semakin banyak yang berprestasi, semakin banyak pula yang bisa menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.
Saya ingin semangat perjuangan itu terus hidup di dada anak-anak Jambi. Semangat untuk belajar, semangat untuk berkarya, semangat untuk mengisi kemerdekaan, dan semangat untuk membawa nama Jambi semakin dikenal melalui prestasi.
Karena bagi saya, pembangunan daerah tidak hanya tentang infrastruktur. Membangun manusia juga merupakan bagian penting dari pembangunan.
Dan anak-anak muda Jambi adalah masa depan daerah ini.
Mari kita terus memberikan ruang, dukungan, dan kesempatan kepada mereka. Semoga semakin banyak putra-putri terbaik Jambi yang mampu berdiri di panggung nasional dan mengharumkan nama daerah.(*)
* Al Haris, Gubernur Jambi











