Bekasi Dikepung Banjir Besar, Warga Malah Asyik Menjaring Ikan

  • Whatsapp
Warga menjaring ikan saat banjir besar melanda daerah Tambun, Kabupaten Bekasi. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Warga menjaring ikan saat banjir besar melanda daerah Tambun, Kabupaten Bekasi. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Bekasi Dikepung Banjir Besar, Warga Malah Asyik Menjaring Ikan

JAMBISERU.COM – Banjir yang mengepung wilayah Bekasi merendam sejumlah perumahan di daerah itu dengan ketinggian beragam. Tak cuma menjadi musibah, di sela-sela tingginya air banjir, sejumlah warga memanfaatkannya untuk menjaring ikan.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA : Bandara Halim Terendam Banjir, Penerbangan Ditutup Sementara

Salah satunya banjir yang menggenangi perumahan Taman Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Tahroni, warga RT 05 RW 20 memanfaatkan genangan air banjir yang tinggi untuk menjala ikan.

Tahroni mengaku kegiatan menjala ikan memang kerap ia lakukan saat banjir melanda, terlebih saat ketinggian air cukup tinggi seperti saat ini. Laki-laki berusia 53 tahun itu mengaku sudah dua jam lamanya menjaring ikan. Ia ditemani Rudi, anaknya yang mengumpulkan ikan.

“Lumayan udah dua jam, di sini saja diem sudah dapat ikan sekitar dua kilogram,” ujar Tahroni kepada Suara.com di Perumahan Taman Setia Mekar, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, dilansir dari laman Suara.com (media partner Jambiseru.com), Rabu (1/1/2020).

Tidak muluk-muluk ia mengaku memang sengaja menjala untuk nanti ikannya dimakan bersama anak dan cucunya. Menurutnya, ikan mas dan mujaer jadi ikan yang kerap ia dapatkan saat banjir.

Serupa dengan Tahroni, Heri (33) juga menyusul membawa jaring untuk memburu ikan. Sambil berkelakar, Heri mengaku memang berencana membuat ikan bakar, meski perayaan tahun baru sudah usai.

“Lumayan lah, seru, mau bakar ikan buat tahun baru,” celetuk Heri.

BACA JUGA : Masih Menggunakan Seragam SMP, Rayhan Nyatakan Cinta ke Isyana Sarasvati

Baik Heri maupun Tahroni memang tidak perlu membawa umpan untuk mencari ikan. Menurut mereka, cukup mengamati permukaan air banjir, jika ada sesuatu yang bergerak cepat, maka keduanya akan sigap mengayunkan alatnya masing-masing. (ndy)

Pos terkait