Meskipun sudah memberikan permintaan, Toyota masih belum bisa memberikan kabar lanjuta terkait opsi bZ4X diproduksi di Indonesia.
“Tapi detailnya dan lain-lain masih kita diskusikan lah. Jadi kita belum bisa share detailnya seperti apa dan lain-lain gitu. Tapi kalau request itu ada, jalan terus,” ujarnya.
Meskipun sudah diminta pada Toyota pusat, Anton meminta agar proses produksi mobil listrik di Indonesia tidak diburu-buru.
Pasalnya ada banyak proses sebelum Toyota bisa memproduksi kendaraan elektrifikasi yang berasal dari dalam negeri.
“Karena persiapan produksi lokal butuh waktu ya. Jadi kita berharap mudah-mudahan kita diberikan window waktu yang cukup untuk mendapatkan produknya untuk lokal production (produksi lokal),” tuturnya lagi.(tra)












