Jambiseru.com, Tanjabbar – Warga Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), mengecam keras atas permintaan maaf dari Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tungkal IV Kota, atas kelalaian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan ke Sekolah.
Hal tersebut, tentunya akan memicu kekhawatiran serius para orang tua siswa terkait kualitas dan pengawasan distribusi makanan bagi para siswa.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kritik tegas. Ia menilai persoalan ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan permintaan maaf.
“Kami sudah melihat video permintaan maaf dari pihak SPPG yang beredar di media sosial. Tapi ini bukan sekadar persoalan maaf. Ini menyangkut nyawa manusia. Harus ada tindakan tegas dan efek jera dari aparat penegak hukum,” ujarnya kepada awak media.
Menurutnya, jika kejadian ini hanya direspons dengan klarifikasi dan permintaan maaf, maka bukan tidak mungkin kasus serupa akan terulang. Ia mendesak agar aparat, khususnya Polres Tanjabbar, turun tangan secara serius untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.
“Kalau hanya permintaan maaf, nanti dianggap hal biasa. Harus ada tindakan tegas agar menjadi pelajaran,” tegasnya.
“Sebab, program yang menyasar anak-anak sekolah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan tanggungjawab besar yang menyangkut kesehatan, bahkan keselamata generasi penerus,” pungkasnya. (Put)












