Jambiseru.com, Tanjabbar – Pasca viralnya menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan ke Siswa dan Siswi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) kini menjadi sorotan pihak Sekolah yang menerima program MBG di Tanjabbar.
Dari 9 Sekolah yang disalurkan oleh pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tungkal IV (Empat) Kota, salah satunya di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tanjabbar turut memberikan kritikan dan saran kepada pihak SPPG.
Hal itu diungkapkan, ketika pihak SPPG Tungkal IV Kota berkunjung ke SMA Negeri 1 Tanjabbar untuk memberikan klarifikasi dan permohonan maaf atas kejadian yang menimpa Siswa dan Siswinya saat menerima menu MBG.
Dengan adanya kejadian tersebut, Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Tanjabbar, Kadiman, sedikit mengkritik dan memberikan saran kepada pihak SPPG agar kedepannya menu yang disajikan lebih aman dan layak untuk dikonsumsi oleh para Siswa dan Siswinya.
“Jika bisa, menu tersebut jangan sampai lah menunggu selama 3 hari. Biarlah kerjanya agak berat, tapi aman untuk dikonsumsi,” ujar Kadiman, kepada Jambiseru.com, Rabu (25/2/2026) pagi.
Kadiman menyarankan, program MBG selama Ramadan ini lebih baik seperti hari biasa. Setiap hari menu tersebut diantarkan ke sekolah.
“Jadi, jangan sampai menunggu 3 hari sekali. Kalo hari ini diantar, ya antarlah langsung. Karena untuk mengurangi Human Error tadi,” tegasnya.
“Jadi, saran saya seperti itu. Tidak usah di rapel-rapel seperti itu lah,” sarannya.
Smentara itu, Kepala SPPG Tungkal IV Kota, Ahmad Syukri, menerima baik atas kritik dan saran yang diberikan oleh Kepsek SMA Negeri 1 Tanjabbar. Ia mengakui atas kelalaian dari pihaknya dan akan menjadi evaluasi untuk pihaknya selaku penyedia program MBG tersebut.
“Atas kejadian ini, sebelumya kami selaku penyedia memohon permintaan maaf. Baik itu kepada pihak sekolah maupunpara orang tua Siswa,” ungkapnya.
“Terimakasih kepada pihak Sekolah, semua kritikan dan saran ini akan kami jadikan sebuah evaluasi bagi kami untuk lebih baik lagi kedepannya. Agar para Siswa lebih aman dan sehat untuk mengkonsumsi menu yang disajikan,” pungkasnya. (Put)












