Persiapan Olimpiade Los Angeles, Kemenpora Mulai Danai Pelatnas

Persiapan Olimpiade Los Angeles, Kemenpora Mulai Danai Pelatnas
Persiapan Olimpiade Los Angeles, Kemenpora Mulai Danai Pelatnas. Foto: Antaranews.com

JAKARTA, Jambiseru.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai mengalokasikan anggaran untuk persiapan atlet menuju Olimpiade Los Angeles 2028 pada tahun ini sebagai bagian dari penerapan pendanaan pelatnas secara berkelanjutan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan anggaran menuju Olimpiade 2028 tidak hanya tersedia pada tahun ini, tetapi juga telah masuk dalam perencanaan untuk tahun depan.

“Pada tahun ini kami sudah mulai mendapatkan anggaran untuk Olimpiade 2028. Tahun depan, dari anggaran yang sudah dikomunikasikan kepada kami, untuk Olimpiade juga sudah ada anggarannya,” kata Erick di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu.

Namun, Erick belum mengungkapkan nominal anggaran yang dialokasikan untuk persiapan Olimpiade 2028.

Ia mengatakan Kemenpora terlebih dahulu akan memanggil cabang-cabang olahraga untuk memverifikasi program dan kebutuhan masing-masing sebelum rincian anggaran disampaikan.

“Angkanya nanti saja, satu-satu. Kami mesti panggil cabang olahraga dulu. Sekarang kami verifikasi lagi, SEA Games untuk apa, Olimpiade untuk apa,” ujarnya.

Menurut Erick, pola pendanaan berkelanjutan diperlukan karena persiapan atlet menuju ajang multiajang tidak dapat dilakukan secara terputus dari satu tahun ke tahun berikutnya.

“Tidak bisa tahun ini ada rencana pelatnas untuk SEA Games, Asian Games, atau Olimpiade, tetapi tahun berikutnya tidak ada. Persiapan atlet itu harus tahunan,” katanya.

Ia bahkan mengungkapkan persiapan menuju Olimpiade 2032 seharusnya sudah mulai dilakukan sejak sekarang karena negara-negara lain juga menyiapkan atlet dalam jangka panjang.

Erick mengatakan penerapan anggaran berkelanjutan tersebut mendapat dukungan Kementerian Keuangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Alhamdulillah, Pak Menkeu sudah memberikan kepercayaan sesuai dengan arahan Bapak Presiden. Kami sudah disetujui untuk anggaran pelatnas yang berkelanjutan,” ujar Erick.

Menurut dia, skema tersebut penting untuk memastikan program pembinaan tidak hanya berorientasi pada ajang terdekat, tetapi juga diarahkan kepada sasaran prestasi jangka panjang.

Kemenpora juga menerapkan indikator kinerja utama atau Key Performance Indicator (KPI) dalam penyaluran anggaran pelatnas, dengan sasaran yang ditentukan berdasarkan cabang olahraga, nomor pertandingan, hingga atlet yang diproyeksikan.

“Cabang olahraganya apa, nomornya apa, atletnya siapa. Jadi ini benar-benar targeted. Kami pastikan semuanya memiliki KPI,” katanya.

Dengan sistem tersebut, atlet yang diproyeksikan menuju Olimpiade dapat menggunakan anggaran program Olimpiade meskipun sebelumnya tampil pada Asian Games maupun SEA Games.

Sementara atlet yang diproyeksikan hanya sampai tingkat SEA Games akan menggunakan anggaran pelatnas SEA Games.

Erick mengatakan pola tersebut diterapkan agar penggunaan anggaran negara makin tepat sasaran sekaligus memberikan kepastian terhadap pembinaan atlet menuju ajang internasional. (uda)

Sumber: Antaranews.com

Pos terkait