Jambiseru.com, Penyengat Olak – Debu beterbangan, suara bising alat berat, dan getaran yang tak henti mengguncang rumah. Itulah pemandangan dan suasana yang harus dihadapi warga Desa Penyengat Olak setiap hari khususnya di RT 03. Di balik aktivitas perusahaan CV Lintas Makmur Sejahtera yang telah beroperasi sekitar 3-4 tahun di kawasan permukiman, tersimpan derita panjang warga yang tak kunjung mendapat penyelesaian.
Salah satu warga, Mutia, mengungkapkan bahwa keberadaan perusahaan stockpile pasir di samping rumahnya telah menimbulkan berbagai dampak negatif yang sangat merugikan. Keluhan ini bukanlah hal baru, melainkan telah dirasakan bertahun-tahun tanpa ada tindak lanjut yang memadai dari pihak berwenang.
Polusi Debu dan Pasir
Menurut Mutia, operasional stockpile pasir CV Lintas Makmur Sejahtera menyebabkan debu dan pasir beterbangan hingga masuk ke lingkungan rumah warga. Akibatnya, rumah menjadi sangat kotor dan warga harus melakukan pembersihan ekstra setiap hari. Kondisi ini tentu sangat mengganggu kenyamanan hidup, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil dan lansia.
Kebisingan yang Mengganggu
Tidak hanya polusi udara, gangguan kebisingan juga menjadi keluhan utama. Suara kendaraan dan alat berat operasional perusahaan dinilai sangat mengganggu waktu istirahat warga. Lebih dari itu, kebisingan tersebut juga mengganggu kekhusyukan saat beribadah, sesuatu yang seharusnya dilindungi dan dihormati.
Dampak Kesehatan pada Anak-anak
Yang paling memprihatinkan, anak-anak di sekitar lokasi mengalami gangguan kesehatan seperti gatal-gatal dan batuk. Paparan debu dan polusi yang terus-menerus diduga menjadi penyebab utama masalah kesehatan ini. Warga pun merasa khawatir akan masa depan kesehatan generasi penerus mereka.
Kerusakan Fisik Bangunan
Getaran yang ditimbulkan dari operasional alat berat dan truk-truk yang keluar masuk juga berdampak pada kerusakan struktural rumah warga. Mutia melaporkan bahwa posisi genteng bergeser, pintu dan jendela mengalami kerusakan. Kerusakan ini bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga membahayakan keselamatan penghuni rumah.
Kenyamanan yang Terampas
Getaran yang terus-menerus dirasakan membuat warga tidak lagi merasa nyaman tinggal di rumah sendiri. Rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindung dan beristirahat, kini berubah menjadi tempat yang penuh gangguan.
Desakan kepada Pemerintah
Mutia merasa sangat dirugikan oleh keberadaan perusahaan pasir CV Lintas Makmur Sejahtera yang telah beroperasi selama kurang lebih 3-4 tahun di samping rumahnya. Mengingat dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan, kenyamanan, dan kerusakan fisik bangunan rumahnya, ia mendesak pemerintah untuk segera menindaklanjuti keluhan ini dengan menutup operasional perusahaan pasir tersebut.
“Kami sudah cukup lama menanggung derita ini. Kami hanya ingin hidup tenang dan sehat di rumah sendiri,” harap Mutia.
Harapan Warga Penyengat Olak
Warga Penyengat Olak berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap penderitaan mereka. Mereka menuntut adanya tindakan tegas dan solusi yang berpihak pada kepentingan rakyat. Kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama, bukan dikorbankan demi kepentingan operasional perusahaan semata.
Derita rakyat Penyengat Olak adalah potret nyata bagaimana eksploitasi sumber daya alam tanpa memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dapat menghancurkan kehidupan masyarakat sekitar. Sudah saatnya pemerintah hadir untuk melindungi rakyatnya. (red)











