JAMBI, Jambiseru.com – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi melalui kolaborasi lintas sektor. Komitmen ini ditandai dengan peresmian Kelurahan Buluran Kenali sebagai Kelurahan Siaga Bencana sekaligus pengoperasian Posko Siaga Bencana pada Rabu (30/9/2026).
Kegiatan yang terpusat di RT 03, Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura ini diresmikan langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha. Program tersebut merupakan wujud nyata kerja sama Pemkot Jambi dengan PT PLN (Persero) UID S2JB Jambi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Selain peresmian posko, rangkaian acara diisi dengan penyerahan bantuan secara simbolis, penyematan rompi relawan, peninjauan fasilitas darurat, hingga aksi penanaman pohon sebagai langkah pencegahan erosi dan penurunan risiko bencana.
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menegaskan bahwa pembentukan Kelurahan Siaga Bencana ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan pijakan awal untuk membangun budaya tanggap bencana di tengah masyarakat.
“Posko ini jangan hanya bergerak saat musibah sudah terjadi, tetapi harus menjadi ruang bersama untuk merencanakan mitigasi. Lurah, ketua RT, pemuda, hingga tokoh masyarakat bisa berkumpul di sini untuk menyusun langkah antisipasi banjir maupun kebakaran hutan dan lahan,” ujar Diza.
Diza menambahkan, wilayah Kota Jambi memiliki titik-titik rawan banjir dan karhutla yang membutuhkan kewaspadaan berkelanjutan. Ia pun mengapresiasi pendekatan sinergi Pentahelix yang ditunjukkan PLN bersama para relawan dan elemen masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Manager PT PLN (Persero) UP3 Jambi, M. Burhanuddin Muflihul Hasan, menjelaskan bahwa kontribusi perusahaan tidak hanya terbatas pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga pada pemberdayaan dan keselamatan warga di area rawan bencana.
“Wilayah Buluran Kenali memiliki kerentanan tinggi terhadap luapan air. Melalui program TJSL, kami mendampingi pembentukan tim siaga bencana, mengedukasi warga, serta menyalurkan bantuan sarana pendukung agar masyarakat dapat mandiri saat situasi darurat,” ungkap Burhanuddin.
Melalui kerja sama dengan Pokdarwis Rentang Buluran Kenali, PLN menyalurkan seperangkat alat evakuasi dan keselamatan, meliputi:
- Perahu karet beserta mesin dan dayung
- Tenda pengungsian
- Rompi pelampung dan helm keselamatan
- Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
- Kotak P3K, tandu, serta papan edukasi keselamatan dan jalur evakuasi
Sementara itu, Ketua Pokdarwis Rentang Buluran Kenali, Raden Iqbal, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemkot Jambi, BPBD, dan PLN. Menurutnya, keberadaan fasilitas baru ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat kendali darurat, tetapi juga sebagai wadah interaksi pemuda dalam mengembangkan potensi kawasan.
“Fasilitas ini akan kami rawat bersama. Selain untuk koordinasi kebencanaan, kami berharap posko ini menjadi sarana diskusi pemuda untuk melahirkan gagasan positif, termasuk pengembangan potensi wisata lokal di Buluran Kenali,” pungkas Raden Iqbal. (ris)











