Al Haris Ways: Sekolah Rakyat Adalah Jalan Harapan Anak-Anak Kurang Mampu Menuju Masa Depan Cerah

Al Haris Ways: Sekolah Rakyat Adalah Jalan Harapan Anak-Anak Kurang Mampu Menuju Masa Depan Cerah
Al Haris Ways: Sekolah Rakyat Adalah Jalan Harapan Anak-Anak Kurang Mampu Menuju Masa Depan Cerah.Foto: Jambiseru.com

Oleh : Al Haris *

Alhamdulillah, hari ini saya menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, dengan pusat kegiatan berlangsung di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sebuah momentum yang bagi saya bukan sekadar acara seremonial, melainkan peristiwa batin yang sangat menyentuh.

Di hadapan saya, anak-anak dari keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan tampak duduk rapi di ruang kelas yang layak. Wajah mereka memancarkan semangat dan harapan. Banyak dari mereka yang mungkin tidak pernah membayangkan bisa bersekolah dengan fasilitas lengkap, lingkungan yang bersih dan aman, gizi yang cukup, serta kurikulum modern yang disiapkan untuk masa depan.

Sekolah Rakyat ini bukan hanya tentang bangunan fisik. Ia adalah kehadiran negara dalam bentuk paling nyata. Negara hadir bukan dengan janji, tetapi dengan tindakan. Hadir untuk memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki hak yang sama untuk belajar, tumbuh, dan bermimpi.

Terus terang, suasana itu membuat hati saya tergetar. Ingatan saya kembali ke masa kecil. Saya teringat bagaimana dulu berangkat sekolah dengan baju yang dipinjamkan oleh keluarga lain. Saya masih ingat betul, ada masa di mana kami hanya makan satu kali sehari. Bahkan pernah juga tidak makan sama sekali. Hidup kami sederhana, bahkan sangat terbatas.

Pengalaman hidup itu membuat saya paham betul bahwa kemiskinan bukanlah pilihan. Anak-anak tidak pernah memilih dilahirkan dalam kondisi sulit. Karena itu, pendidikan harus menjadi jalan keluar, bukan menjadi kemewahan yang hanya bisa diakses oleh segelintir orang.

Melihat anak-anak di Sekolah Rakyat hari ini, saya seolah melihat potongan masa kecil saya sendiri. Bedanya, hari ini mereka tidak dibiarkan berjalan sendiri. Negara hadir mendampingi mereka. Memberi ruang belajar yang layak, memastikan kebutuhan gizi terpenuhi, dan menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini.

Sekolah Rakyat adalah bentuk pembangunan yang paling hakiki. Pembangunan manusia. Karena sehebat apa pun infrastruktur yang kita bangun, tanpa pendidikan yang adil dan merata, masa depan bangsa akan rapuh. Dari ruang-ruang kelas sederhana inilah, Indonesia yang kuat sedang disiapkan.

Saya meyakini, anak-anak yang hari ini mendapatkan akses pendidikan yang layak akan tumbuh menjadi generasi yang tangguh. Generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental, berakhlak, dan punya kepedulian sosial. Mereka bukan hanya akan mencari pekerjaan, tapi kelak mampu menciptakan lapangan kerja dan memberi manfaat bagi sesama.

Harapan saya sederhana namun mendalam. Semoga Sekolah Rakyat benar-benar menjadi jalan harapan bagi anak-anak yang selama ini tertinggal. Semoga tidak ada lagi anak Indonesia yang berhenti bermimpi hanya karena lahir dari keluarga kurang beruntung.
Hari ini mereka tersenyum.
Hari ini mereka merasa dihargai.

Dan semoga esok, mereka tumbuh menjadi generasi yang mencintai ilmu, menghormati kehidupan, dan menjaga bangsanya.
Semoga selalu ada matahari yang cerah untuk masa depan mereka.
Amin ya Rabbal ‘Alamin. (*)

* Al Haris, Gubernur Jambi

Pos terkait