KPK Didesak Ambil Alih Kasus IUP Batubara dan Periksa Bupati Sarolangun, Cek Endra

  • Whatsapp
KPK Tegaskan yang Terlibat
Gedung KPK. (Ist)

Jambiseru.com – Kasus Izin Usaha Pertambangan (IUP) Batabara di Kabupaten Sarolangun kembali menghangat. Sejumlah massa yang menamakan diri sebagai Aliansi Pecinta Keadilan Kebenaran (APKK) Kabupaten Sarolangun, Jambi, melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam aksi yang dilakukan pada Selasa (2/2/2021) itu, massa mendesak agar KPK mengambil alih kasus jual beli saham Izin Usaha Pertambangan (IUP) Batubara di Kabupaten Sarolangun. Karena akibat kegiatan jual beli tersebut, negara telah dirugikan sebesar Rp 91,5 miliar.

Baca juga : Siapa Pj Bupati Sarolangun Nanti?

“Kita meminta pihak KPK mengambil alih kasus tersebut, yang telah merugikan negara hampir ratusan miliar tersebut,” kata Iskandar koordinator aksi.

Iskandar juga mengatakan, jika pihaknya percaya kepada KPK, untuk mengambil alih kasus tersebut. Dengan diambil alihnya kasus tersebut oleh KPK, maka dipastikan akan ada kejelasan terkait proses hukum para tersangka. Karena sebelumnya Kejaksaan Agung (kejagung) telah menetapkan beberapa orang sebagai tersangka.

“Selanjutnya meminta kepada KPK untuk mengungkapkan siapa aktor utama di balik kasus tersebut, panggil dan periksa Bupati Sarolangun, Cek Endra terkait kasus ini,” katanya.

Seperti diketahui, kasus IUP Batubara dan jual beli saham di Kabupaten Sarolangun seluas 400 hektare ini diduga merugikan negara lewat PT Indonesia Coal Resources (ICR), anak perusahaan BUMN PT Aneka Tambang Tbk (PT Antam).

Pos terkait