JAMBI, Jambiseru.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi sekaligus Hari Jadi ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah, Pameran Nasional Bonsai Kota Jambi 2026 resmi digelar. Acara tahunan bergengsi ini dibuka langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, di area parkir Kantor Wali Kota Jambi pada Kamis sore (21/05/2026).
Eksibisi skala nasional yang menggandeng para kolektor dan pencinta bonsai dari berbagai penjuru Indonesia ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 15 hingga 23 Mei 2026. Sebanyak 346 pot tanaman bonsai unjuk gigi dalam tiga kategori kelas kompetisi, yaitu Kelas Prospek, Pratama, dan Madya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi penyelenggaraan pameran ini. Ia menilai bahwa industri tanaman hias, khususnya bonsai, memiliki kontribusi nyata dalam menggerakkan roda ekonomi kreatif di Kota Jambi.
“Kami berharap agenda ini terus berjalan secara berkelanjutan. Merawat bonsai bukan lagi sekadar hobi, melainkan sektor profesi baru yang menjanjikan nilai ekonomi tinggi,” ujar Maulana.
Lebih lanjut, Maulana juga mengajak generasi muda di Kota Jambi untuk mulai menggeluti budidaya tanaman eksotis ini. Menurutnya, proses membentuk bonsai mampu melatih kedisiplinan dan karakter positif.
“Seni bonsai menuntut keahlian khusus dan kesabaran ekstra. Aktivitas positif seperti ini sangat baik untuk membentuk karakter dan mentalitas generasi muda kita,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa ajang nasional ini menjadi momentum penting bagi para peserta untuk meningkatkan keahlian, sekaligus mendongkrak nilai jual (value) dari tanaman bonsai yang diikutkan dalam kontes.
Di sisi lain, Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kota Jambi, Rendra, menjelaskan bahwa pameran ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan sebagai bagian dari perayaan hari jadi Kota Jambi.
Meskipun secara kuantitas jumlah pot yang berpartisipasi mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya, Rendra menegaskan bahwa kualitas tanaman yang dipamerkan tahun ini jauh lebih unggul.
“Tahun ini kuantitasnya memang sedikit berkurang, namun dari segi kualitas, bonsai yang hadir kali ini didominasi oleh kualitas terbaik atau Grade A,” jelas Rendra.
Acara pembukaan pameran ini turut dimeriahkan dengan pengumuman pemenang untuk kategori bergengsi, di antaranya: Best in Show, Best in Class Madya, Best Pratama.
Apresiasi kepada para pemenang ditandai dengan pemasangan piagam penghargaan secara simbolis pada pot bonsai oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi.
Agenda pembukaan ini juga dihadiri oleh jajaran Kepala Perangkat Daerah, Camat di lingkungan Pemkot Jambi, Ketua Dewan Juri Yayat Hidayat beserta tim penilai, serta ratusan komunitas pencinta bonsai dari berbagai daerah. (ris)












