Diusung PDIP, WNA Asal Amerika Menang di Pilkada

  • Whatsapp
wna asal amerika
Foto istimewa. (Ist)

Jambiseru.com – Hasil pilkada yang digelar di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) cukup mengejutkan publik. Pasalnya, pasangan nomor urut 2, Orient Riwu Kore-Thobias Uly (Ie-Rai) dinyatakan menang. Namun usut punya usut, ternyata status kewarganegaraan Orient Riwu. Orient Riwu diketahui berkewarganegaraan Amerika Serikat.

Baca Juga : Sejarah Baru, Harris Jadi Presiden Perempuan Pertama Amerika

WNA asal Amerika Serikat yang menang pilkada tersebut, diusung oleh PDIP, Gerindra dan Demokrat. Pada pilkada, ia dinyatakan menang dengan meraih 48,3 persen atau meraih 21.359 suara. Data tersebut berdasarkan hasil di laman sirekap KPU.

Baca Juga : 10 Negara Termasuk China Ditetapkan Amerika Sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

Berdasarkan penelusuran Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua, Orient Riwu, ternyata memang berstatus sebagai WNA asal Amerika Serikat. Bahkan pihak bawaslu juga telah melakukan koordinasi langsung dengan Kedutaan Besar AS di Indonesia.

“Berdasarkan surat balasan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta pada 1 Februari 2021, perihal status kewarganegaraan dari Sdra. Orient Patriot Riwu Kore, pihak Kedutaan AS menginformasikan bahwa Sdra. Orient Patriot Riwu Kore adalah benar warga Amerika,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua, Yudi Tagi dalam suratnya.

Baca Juga : Perkuat Pemulihan Ekonomi, Indonesia dan Amerika Jalin Kerjasama

Lantas apakah boleh WNA menjadi kepala daerah? Jika merujuk Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, dijelaskan syarat mutlak menjadi kepala daerah adalah WNI. Hal itu diatur dalam Pasal 7.
Berikut bunyi Pasal 7:

(1) Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk mencalonkan diri dan dicalonkan sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Calon Wali kota dan Calon Wakil Wali kota.

Lebih lanjut, Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua menyerahkan masalah ini kepada kepolisian.

KPU RI kemudian memberikan penjelasan terkait masalah ini. Plh Ketua KPU RI Ilham Saputra mengatakan berdasarkan laporan dari Ketua KPU NTT, Thomas, saat proses pendaftaran mereka sudah melakukan klarifikasi terkait status kewarganegaraan Orient Patriot Riwu Kore.

“Saat penerimaan dokumen calon, KPU Sabu mendapat rekomendasi Bawaslu yang mempertanyakan keabsahan e-KTP calon a.n. Oriwnt P Riwu Kore,” kata Ilham.

“Untuk itu KPU Sabu telah menindaklanjuti dengan melakukan klarifikasi ke instansi yang menerbitkan dokumen tersebut di Disdukcapil Kota Kupang dengan hasil tertuang dalam BA klarifikasi bersama yang menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah benar WNI, alamat sesuai KTP,” tambah dia.

Ilham menuturkan, secara prinsip, apa yang dilakukan KPU Kabupaten Sabu sudah benar karena telah melakukan klarifikasi atas temuan ini.

Meski begitu, KPU RI masih akan menunggu laporan resmi dari KPU NTT. “Kita masih menunggu laporan resmi dari KPU Provinsi NTT,” tutup dia. (tra)

Sumber : Kumparan.com

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Bawa Minyak Ilegal, Delapan Orang Pelaku Ditangkap Polres Batanghari

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Polisi Gerebek Tempat Pemasakan Minyak di Batanghari, Tungku Pemasakan Dirusak

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : KPK Didesak Ambil Alih Kasus IUP Batubara dan Periksa Bupati Sarolangun, Cek Endra

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Bupati Muarojambi Kembali Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur di 2021

Pos terkait