Harga Minyak WTI Tembus 100 Dolar AS

Harga Minyak WTI Tembus 100 Dolar AS
Harga Minyak WTI Tembus 100 Dolar AS. Foto: Antaranews.com

Jambiseru.comHarga kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober menembus angka 100 dolar AS (1 dolar AS = Rp17.536) per-barel pada Kamis (10/9) pagi waktu setempat, seiring terus berlanjutnya konflik di Timur Tengah.

Harga WTI untuk pengiriman Oktober 2026 sempat menyentuh 100,88 dolar AS per barel, naik 4,83 dolar AS atau 5,03 persen dari harga penutupan pada Rabu (9/9). Ini menandai level tertinggi kontrak berjangka minyak mentah WTI bulan terdekat (front month) sejak 20 Mei.

Sementara itu, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman November naik ke level 105,84 dolar AS per barel sebelum kenaikannya sedikit melambat.

The Wall Street Journal melaporkan pada Rabu bahwa para penasihat utama Gedung Putih membahas kemungkinan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa perang dengan Iran dapat berlangsung hingga akhir masa jabatan keduanya pada Januari 2029.

Namun demikian, Trump mengatakan pada Rabu bahwa perang tersebut akan berakhir “segera” setelah pemilu paruh waktu pada November.

Analis di ING Warren Patterson dan Ewa Manthey mengatakan bahwa arus minyak melalui Selat Hormuz menunjukkan peningkatan yang mengejutkan dalam beberapa pekan terakhir, tetapi pasar bisa mengalami pengetatan yang lebih tajam jika eskalasi yang sedang berlangsung kembali mengakibatkan terganggunya arus minyak.

“Justru, sinyal-sinyal saat ini mengarah pada eskalasi lebih lanjut, sehingga tekanan kenaikan tetap kuat,” ujar mereka.

“Bahkan dari sudut pandang analisis teknis, kondisinya terlihat cukup berpotensi untuk terus naik (bullish). Saya tidak tertarik untuk melakukan shorting terhadap minyak mentah, dan saya menduga bahwa selama perang ini masih berlangsung, setiap kali terjadi penurunan harga sementara (pullback), kemungkinan besar akan ada pembeli yang bersedia masuk ke pasar,” kata seorang analis dari FX Empire, Christopher Lewis dalam sebuah catatan pada Kamis. (uda)

Sumber: Antaranews.com

Pos terkait