Oleh: Rocky Candra
Ada satu hal yang selalu saya yakini dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat. Setiap keluhan masyarakat tidak boleh berhenti menjadi catatan di atas kertas, tetapi harus menjadi pekerjaan yang benar-benar diselesaikan. Sebab, kepercayaan masyarakat lahir dari tindakan nyata, bukan sekadar janji atau kata-kata.
Beberapa hari yang lalu saya turun langsung menyerap aspirasi masyarakat di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Banyak persoalan yang mereka sampaikan berkaitan dengan kelistrikan, dan hampir semuanya menyangkut keselamatan warga. Apa yang saya lihat di lapangan membuat saya memahami bahwa persoalan ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut aktivitas masyarakat setiap hari.
Saya menemukan tiang listrik yang sudah miring dan terlihat sangat mengkhawatirkan. Kondisi seperti ini tentu membuat warga merasa waswas, apalagi ketika hujan deras disertai angin kencang. Tidak ada seorang pun yang ingin hidup berdampingan dengan ancaman yang sewaktu-waktu dapat membahayakan keluarga mereka.
Selain itu, saya juga melihat kabel listrik yang membentang dari rumah ke rumah tanpa tiang penyangga yang memadai. Kondisi tersebut bukan hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. Di beberapa titik bahkan terdapat gardu listrik yang posisinya terlalu rendah sehingga memerlukan perhatian serius dari pihak terkait.
Masyarakat juga menyampaikan kebutuhan penambahan tiang listrik di sejumlah kawasan. Aspirasi ini sangat beralasan karena akses listrik yang aman dan layak merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Infrastruktur kelistrikan yang baik bukan hanya mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga memberikan rasa aman bagi seluruh warga.
Persoalan lain yang tidak kalah penting adalah jaringan utilitas yang masih semrawut. Kabel listrik, kabel internet, jaringan Telkom, hingga berbagai utilitas lainnya tampak saling bertumpuk tanpa penataan yang baik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penataan infrastruktur perkotaan masih membutuhkan perhatian dan koordinasi yang lebih serius.
Setelah menerima seluruh aspirasi tersebut, saya tidak ingin menunggu terlalu lama. Saya langsung berkomunikasi dengan General Manager PLN UID Sumbagsel untuk menyampaikan kondisi yang ditemukan di lapangan. Alhamdulillah, respons yang diberikan sangat baik dan ada komitmen untuk segera memfasilitasi serta menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat.
Bagi saya, komunikasi yang baik antara wakil rakyat dan instansi terkait merupakan bagian penting dalam mempercepat penyelesaian masalah. Masyarakat tentu berharap solusi yang nyata, bukan proses yang berlarut-larut. Karena itu saya akan terus mengawal agar tindak lanjut tersebut benar-benar terlaksana hingga masyarakat dapat merasakan hasilnya.
Ke depan, saya juga akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak yang memiliki kewenangan dalam penataan jaringan utilitas. Kota yang baik bukan hanya memiliki pembangunan yang pesat, tetapi juga memiliki tata kelola infrastruktur yang rapi, aman, dan nyaman. Penataan kabel serta jaringan utilitas harus menjadi perhatian bersama agar wajah Kota Jambi semakin tertib.
Saya percaya pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya proyek yang berdiri. Pembangunan juga diukur dari seberapa besar rasa aman yang dirasakan masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ketika warga dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir terhadap tiang listrik yang rapuh atau kabel yang semrawut, di situlah pembangunan benar-benar menghadirkan manfaat.
Saya akan terus mengawal setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat. Sebab listrik bukan hanya soal penerangan di malam hari, melainkan fondasi penting bagi pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan kualitas hidup masyarakat. Ketika kebutuhan dasar ini terpenuhi dengan baik, maka kita sedang membangun masa depan Kota Jambi yang lebih aman, lebih nyaman, dan lebih bermartabat bersama. (*)
* Rocky Candra, Anggota DPR RI dapil Provinsi Jambi











