MUARO JAMBI, Jambiseru.com – Kabar baik bagi dunia pendidikan Kabupaten Muaro Jambi. Sebanyak 53 sekolah dipastikan mendapatkan program revitalisasi pada tahun 2026 melalui bantuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, Dr. Kasyful Iman mengungkapkan, puluhan sekolah tersebut terdiri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama.
“Untuk tahun 2026 ini ada 53 sekolah yang mendapatkan revitalisasi. Rinciannya, 34 SD, 7 SMP dan 12 TK,” kata Kasyful Iman.
Program tersebut menjadi perhatian penting mengingat masih adanya sejumlah fasilitas pendidikan di Muaro Jambi yang membutuhkan perbaikan. Menariknya, pelaksanaan revitalisasi tahun ini juga mencakup seluruh 11 kecamatan di Kabupaten Muaro Jambi.
Kasyful menjelaskan, sekolah yang mendapatkan program revitalisasi merupakan sekolah yang masuk berdasarkan usulan melalui proposal kepada kementerian. Setelah ditetapkan sebagai penerima, bantuan nantinya akan disalurkan langsung ke rekening sekolah masing-masing.
“Jadi tergantung usulan proposal dari kementerian. Sekolah yang menerima nantinya akan langsung mendapatkan dana ke rekening sekolah masing-masing,” jelasnya.
Namun, sekolah penerima tidak serta-merta langsung menjalankan kegiatan. Kementerian terlebih dahulu akan memberikan bimbingan teknis (Bimtek) kepada sekolah penerima.
Bimtek tersebut menjadi bagian penting agar pihak sekolah memahami mekanisme pelaksanaan, pengelolaan dana, hingga pertanggungjawaban program revitalisasi sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat.
Jumlah penerima revitalisasi tahun ini menunjukkan peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun 2025. Pada tahun sebelumnya, Muaro Jambi hanya mendapatkan bantuan revitalisasi untuk 25 gedung sekolah dari Kemendikdasmen RI.
Sementara pada 2026, jumlahnya meningkat menjadi 53 sekolah.
Artinya, terdapat tambahan 28 sekolah yang mendapatkan kesempatan revitalisasi dibandingkan tahun sebelumnya, atau meningkat lebih dari dua kali lipat.
Pemerintah daerah berharap program tersebut mampu mempercepat pembenahan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya sekolah-sekolah yang kondisi bangunannya masih membutuhkan perbaikan.
Dengan tersebarnya program di 11 kecamatan, revitalisasi diharapkan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi dapat dirasakan secara lebih merata oleh sekolah dan peserta didik di seluruh Kabupaten Muaro Jambi. (uda)










