Pemkot Jambi Lepas Calon Peserta Pemagangan Jepang 2026, Targetkan 155 Pemuda Berangkat

pemkot jambi lepas calon peserta pemagangan jepang 2026, targetkan 155 pemuda berangkat
Pemkot Jambi Lepas Calon Peserta Pemagangan Jepang 2026, Targetkan 155 Pemuda Berangkat. Foto: jambiserucom

JAMBI, Jambiseru.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus menggenjot kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program strategis internasional. Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, secara resmi membuka Pembekalan Calon Peserta Program Pemagangan ke Jepang 2026 di Aula Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Jambi, Selasa (01/09/2026).

Di hadapan puluhan peserta, Diza menekankan bahwa program ini bukan sekadar mencari pengalaman kerja, melainkan instrumen pembentukan karakter, kedisiplinan, dan etos kerja berstandar global. Mengingat keterbatasan sumber daya alam daerah, investasi pada kapasitas manusia menjadi prioritas utama pemerintah untuk menciptakan generasi muda yang berdaya saing tinggi.

“Kita harus fokus mencetak pemuda Jambi yang memiliki daya saing global melalui kedisiplinan dan etos kerja yang tinggi. Kuncinya ada pada mental untuk menghadapi culture shock di lingkungan kerja Jepang yang sangat ketat,” ujar Diza di hadapan para calon peserta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, and UMKM Kota Jambi, Liana Andriani, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil sinergi antara Pemkot Jambi, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, dan LPK Aratana Kibo dengan target penyerapan 100 hingga 150 tenaga kerja muda.

Antusiasme generasi muda terbilang tinggi. Dari total 155 pendaftar resmi yang terdiri atas 109 lulusan SLTA dan 46 sarjana (S1), sebanyak 83 peserta telah merampungkan verifikasi berkas administrasi, sementara sisanya diberi kesempatan melengkapi dokumen hingga akhir September 2026.

Selanjutnya, para peserta akan mengikuti pembekalan intensif selama sebulan sebelum menghadapi Seleksi Nasional oleh Kemnaker RI pada 19 Oktober 2026. Tahapan berjenjang ini meliputi tes fisik, pemantapan pelatihan lanjutan di Jambi dan Jakarta, hingga penempatan kerja berdurasi kontrak tiga tahun di Jepang. Pemkot Jambi berharap pengalaman internasional ini nantinya dapat menjadi modal berharga bagi pemuda lokal dalam menggerakkan pembangunan daerah sekembalinya ke tanah air. (ris)

Pos terkait