Adri SH: Ada Pihak yang Nolak Jalan Khusus Batubara di Jambi tapi yang Mendukung Lebih Banyak

Ketua MPW PP, Adri SH
Ketua MPW PP, Adri SH.Foto: Istimewa

JAMBI, Jambiseru.com – Pemuda Pancasila Jambi mendesak agar DPRD Provinsi Jambi untuk segera membentuk pansus percepatan jalan khusus. Ketua MPW PP, Adri SH mengatakan saat ini memang ada pihak-pihah yang menolak proyek jalan khusus batubara di Jambi.

“Tapi yang mendukung jauh lebih banyak, masyarakat sudah capek dengan ribuan truk lalu lalang setiap hari di jalan umum seperti sekarang ini, rata-rata masyarakat Jambi mendukung percepatan jalan khusus ini,” tegas Adri usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Jumat siang kemarin (27/2/2026) di Gedung DPRD Provinsi Jambi.

Adri juga meminta DPRD memanggil segera tiga investor yang telah menyatakan komitmennya membangun jalan khusus.

“Tanya apa persoalan mereka, tanya juga apakah masih mau lanjut investasi di Jambi atau tidak. Jika masih, kita semua siap dukung, jika tidak, segera cari ganti lain, yang penting jalan khusus ini jangan sampai tertunda lagi penyelesaiannya, dari dulu masalah kita ini-ini terus,” kata Adri lagi.

Sampai hari ini semua tambang batu bara di Jambi katanya masih menggunakan jalan umum sebagai jalur angkutannya. Jumlah truk yang lalu lalang setiap hari mencapai ribuan unit.

“Telah ratusan korban kehilangan nyawa akibat kecelakaan angkutan batu bara, termasuk keluarga besar PP,” lanjutnya.

Pemuda Pancasila telah mengkritisi masalah angkutan tambang ini sejak lama, bahkan pertemuan dengan DPRD periode yang lalu, pada tahun 2022 juga telah disampaikan dalam rapat formal.

“Namun sampai hari ini, apa? Tidak ada juga perubahan, jadi kami melihat jalan khusus telah menjadi kebutuhan mendesak, jangan ada lagi truk-truk di jalan publik lagi, harus segera diselesaikan,” lanjutnya. Dalam RDP kemarin, Adri datang bersama puluhan pengurus dan anggota MPW Pemuda Pancasila Jambi lainnya.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Provinsi jambi, M Hafiz Fattah menyatakan bahwa DPRD Provinsi akan segera membentuk pansus percepatan jalan khusus dalam waktu dekat. Ia menegaskan, jalan khusus memang satu-satunya jalan agar persoalan angkutan tambang di jalan umum, bisa segera teratasi.

Jalan khusus kata Hafiz adalah sesuatu yang sepatutnya diperjuangkan bersama, karena berkaitan dengan hidup banyak masyarakat, dan juga berkaitan dengan perekonomian jambi secara umum. “Karena kelancaran produksi batubara juga baik untuk PAD kita,” tambahnya lagi. (*)

Pos terkait