Ini Sosok di Balik Perjuangan Potongan 8 Persen Aplikasi Ojol

Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto
Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto. Foto: Jambiseru.com

JAMBI, Jambiseru.com – Sebelum pemerintah menetapkan potongan aplikasi ojek online (Ojol) 8 persen, ada sosok yang berjuang keras di jalur legislatif. Dia ialah Edi Purwanto, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan asal daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Jambi.

Menurut seorang pengamat publik, Syaiful Bakri, sebelum diperjuangkan Edi Purwanto dan kawan kawannya di DPR RI, potongan aplikasi ojol yang tembus di angka 20 persen lebih, sangat memberatkan driver ojol.

Ketika Edi Purwanto duduk sebagai anggota DPR RI, sambungnya, keluhan para driver ojol seluruh Indonesia itu sudah disampaikan ke berbagai pihak. Namun, belum ada yang menyambungkan ke pemerintah.

“Sewaktu itu, manajemen aplikasi sangat bebas menentukan tarif potongan jasa driver demi keuntungan mereka. Suara pilu para driver ojol dibiarkan dan terabaikan,” jabar Bang Syaiful -sapaan akrab Syaiful Bakri- kepada Jambiseru.com, Kamis (13/8/2026).

Namun, begitu Edi Purwanto dilantik sebagai anggota DPR RI, ia langsung menyambut keluhan para driver ojol se Indonesia itu.

Menurutnya, perjuangan Edi Purwanto di Senayan begitu getol. Di tiap hearing (dengar pendapat), reses maupun sidang-sidang di DPR RI, Edi Purwanto tak pernah lupa menyampaikan keluhan driver ojol itu.

“Driver ojol berharap potongan aplikasi tak ‘mencekik’ mereka lagi, dan Edi Purwanto menyampaikan itu,” jabarnya.

Setelah beberap bulan, akhirnya Edi Purwanto dan kawan kawan berhasil membawa keluhan driver ojol tersebut ke pemerintah.

Hingga akhirnya pemerintah menetapkan bahwa potongan jasa driver ojol hanya boleh dipotonh sebesar 8 persen per jasa angkut oleh aplikator.

Kebijakan pemerintah RI ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang memangkas batas potongan aplikator dari sebelumnya maksimal 20 persen.

“Sejak peraturan itu diterapkan per 1 Juli 2026, driver ojol langsung bersuka cita. Apa yang mereka impikan terwujud oleh DPR RI dan Pemerintah RI,” tandanya.

Karena itu, sambungnya, Edi Purwanto sudah tepat jika disebut Bapak Ojol Indonesia, karena ia berjuang untuk para driver ojol se Indonesia. (nas)

Pos terkait