Edi Purwanto Dorong Pemuda Bungo Jadi Entrepreneur Baru Lewat Budidaya Bioflok

Edi Purwanto Dorong Pemuda Bungo Jadi Entrepreneur Baru Lewat Budidaya Bioflok
Edi Purwanto Dorong Pemuda Bungo Jadi Entrepreneur Baru Lewat Budidaya Bioflok. Foto: Jambiseru.com

JAMBI, Jambiseru.com – Anggota DPR RI Dapil Jambi, Edi Purwanto, mendorong anak-anak muda di Kabupaten Bungo untuk memanfaatkan bantuan budidaya ikan sistem bioflok sebagai pintu masuk membangun usaha mandiri.

Menurut Edi, bantuan dari pemerintah pusat tersebut tidak boleh berhenti sebatas fasilitas yang digunakan saat ini. Ia berharap para penerima bantuan mampu mengembangkan usaha secara bertahap hingga menjadi sumber pendapatan yang lebih besar.

“Ini bioflok yang kita berikan kepada anak-anak muda. Saya berharap akan muncul entrepreneur-entrepreneur baru dari Kabupaten Bungo,” kata Edi.

Edi menyebut, kelompok penerima bantuan saat ini memiliki dua tempat budidaya. Ia berharap jumlah tersebut dapat terus bertambah dari tahun ke tahun.

“Kalau hari ini dua, mungkin tahun depan bisa tambah satu, tahun depan lagi tambah satu. Syukur-syukur kelompok ini bisa punya 20 tempat seperti ini,” sebutnya.

Ia juga menggambarkan potensi ekonomi yang dapat dihasilkan apabila usaha tersebut terus dikembangkan. Edi mengatakan, jika sebuah kelompok nantinya mampu memiliki 20 tempat budidaya, penghasilan yang diperoleh berpotensi mencapai sekitar Rp50 juta per bulan, berdasarkan keterangan yang ia terima dari kelompok tersebut.

Jika dikelola oleh 10 orang anggota kelompok, Edi mengingatkan agar seluruh hasil usaha tidak langsung dibagikan atau dihabiskan. Sebagian pendapatan, menurutnya, perlu dialokasikan kembali sebagai modal pengembangan usaha.

“Jangan dihabisin. Separuh untuk dibagi honor, separuh disimpan untuk mengembangkan usahanya,” jelasnya.

Edi menekankan, membangun usaha membutuhkan kesabaran dan konsistensi. Ia mengajak para penerima bantuan untuk tidak hanya mengejar hasil dalam jangka pendek, tetapi menjadikan usaha bioflok sebagai fondasi untuk berkembang lebih besar.

“Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Enggak ada orang sukses langsung,” tegasnya.

Lebih jauh, Edi berharap keberhasilan kelompok penerima bantuan tersebut dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya di Kabupaten Bungo maupun Provinsi Jambi.

Ia bahkan menaruh harapan besar agar dari usaha sederhana tersebut lahir pengusaha-pengusaha baru yang mampu meningkatkan perekonomian keluarga dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Kalian harus memberikan contoh kepada anak-anak muda di Kabupaten Bungo, masyarakat Indonesia. Saya menunggu di tempat ini akan muncul orang-orang kaya baru untuk Provinsi Jambi,” pungkas Edi.(uda)

Pos terkait