Cerita Pelaku Pembawa Senpi Rakitan Tertangkap di Mestong Muaro Jambi

  • Whatsapp
senpi
Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto membeberkan kejadian tertangkapnya K (42) yang membawa Senpi. Foto " Doni/Jambiseru.com

Cerita Pelaku Pembawa Senpi Rakitan Tertangkap di Mestong Muaro Jambi

Jambi Seru, Sengeti – Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto membeberkan kejadian tertangkapnya K (42) warga Desa Lubuk Tua, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.

Bacaan Lainnya

Kata Ardiyanto, pelaku mulanya tengah duduk di warung nasi yang berada di KM 34 Dusun Tengah, Desa Sungai Landai, Kecamatan Mestong, Muaro Jambi. Namun, di sana pelaku malah menakut-nakuti masyarakat sana dengan menunjukkan Senjata Api (Senpi) yang dibawa nya itu.

Merasa takut, warga pun melaporkan pelaku kepada pihak Polsek Mestong. Polsek yang dipimpin Iptu Sirlen langsung mengarahkan anggotanya ke lokasi. Setibanya di sana, pelaku yang hendak di tangkap petugas malah melakukan perlawanan. Bahkan, pelaku pun hendak mengeluarkan senpi itu dari tasnya. Akan tetapi, perlawanan pelaku tersebut cepat diantisipasi oleh petugas. Hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan.

“Setelah diperiksa isi dalam tas pelaku, petugas mendapatkan satu unit Senpi rakitan dengan 4 butir peluru. Kemudian, di dalam badanya terdapat satu unit pisau cap garpu. Saat ini barang bukti telah diamankan di Polsek Mestong,” kata AKBP Ardiyanto saat konfrensi pres di Mapolsek Mestong, Jumat (28/2/2020).

Menurut pengakuan pelaku, Senpi yang ia bawa itu milik temannya yang dititipkan kepadanya. Waktu itu, temannya menitipkan Senpi tersebut saat berada di daerah Bajubang.

“Untuk Senpi ini didapatkan dari mana masih dilakukan penyidikan dan penyelidikan untuk dikembangkan. Karena saat ini pelaku sebut kalau Senpi itu hanya titipkan dari temannya. Bisa saja pelaku beralibi,” ujar Ardiyanto.

Ditanya soal apakah pelaku termasuk dalam komplotan pencuri atau tidak? Ardiyanto menerangkan bahwa sampai saat ini belum ada.

“Pelaku saat ini dikenakan undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 Pasal 1 ayat 1 dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun atau seumur hidup,” tutupnya.

Untuk diketahui, penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Jumat (14/2/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Pelaku diamankan di KM 34 Dusun Tengah, Sungai Landai, Kecamatan Mestong Muaro Jambi. (uda)

 

#muaro jambi #mestong #polres muaro Jambi #senpi

Pos terkait