BBM Solar Langka, Dewan Muaro Jambi Minta Tambahan Pasokan untuk Jalur Sumatera

BBM Solar Langka, Dewan Muaro Jambi Minta Tambahan Pasokan untuk Jalur Sumatera
BBM Solar Langka, Dewan Muaro Jambi Minta Tambahan Pasokan untuk Jalur Sumatera.Foto: Uda/Jambiseru.com

MUARO JAMBI, Jambiseru.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis bio solar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Muaro Jambi memicu antrian panjang kendaraan, terutama truk angkutan barang dan kendaraan bertonase besar.

Antrean kendaraan terlihat mengular hingga memakan sebagian badan jalan di ruas Jalan Lintas Timur Sumatera. Kondisi tersebut tidak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan lain yang melintas di jalur utama penghubung antar provinsi tersebut.

Sejumlah sopir mengaku harus menunggu berjam-jam, bahkan hingga malam hari, untuk mendapatkan solar. Jika kondisi ini terus berlangsung, distribusi logistik dikhawatirkan terganggu dan berimbas pada keterlambatan pengiriman barang ke berbagai daerah di Sumatera.

Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta, mengatakan antrean panjang di SPBU dipengaruhi oleh keterbatasan kuota pasokan biosolar yang dinilai tidak lagi sebanding dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha transportasi.

Menurut dia, Muaro Jambi merupakan salah satu jalur utama yang dilalui kendaraan angkutan barang dari berbagai daerah di Sumatera sehingga kebutuhan solar relatif tinggi dibandingkan wilayah lain.

“Kami meminta pihak terkait untuk menambah kuota pasokan biosolar agar kebutuhan masyarakat dan sektor transportasi dapat terpenuhi. Jangan sampai kelangkaan ini mengganggu distribusi logistik yang menjadi urat nadi perekonomian,” kata Aidi.

Selain itu, DPRD juga meminta Dinas Perhubungan untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar SPBU guna mengurangi dampak kemacetan. Pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi juga perlu diperketat untuk mencegah praktik penimbunan maupun penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Berdasarkan data dari sejumlah SPBU di Muaro Jambi, pasokan biosolar yang diterima setiap hari berkisar antara 8 hingga 16 ton. Jumlah tersebut disebut hanya mampu memenuhi kebutuhan selama sekitar 8 hingga 10 jam sebelum stok kembali habis.

Kelangkaan bio solar saat ini dilaporkan terjadi di hampir seluruh wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Pemerintah daerah berharap penambahan pasokan dapat segera dilakukan untuk menjaga kelancaran aktivitas transportasi dan distribusi barang di jalur strategis Sumatera. (uda)

Pos terkait