Kepengurusan Baru DPC PKB Muaro Jambi Dapat Dukungan Kiai Ahmad Abdullah Mathoriq

Kepengurusan Baru DPC PKB Muaro Jambi Dapat Dukungan Kiai Ahmad Abdullah Mathoriq
Kepengurusan Baru DPC PKB Muaro Jambi Dapat Dukungan Kiai Ahmad Abdullah Mathoriq. Foto: Uda/Jambiseru.com

MUARO JAMBI, Jambiseru.com – Dukungan terhadap kepengurusan baru DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Muaro Jambi terus mengalir. Salah satunya datang dari Katib Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Muaro Jambi, Kiai Ahmad Abdullah Mathoriq.

Kiai Ahmad secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap kepengurusan DPC PKB Muaro Jambi saat ini yang dijabat Azumadi atau yang kerap disapa Bujang Zuar. Ia menegaskan, siap mengambil bagian dalam upaya membesarkan PKB di Kabupaten Muaro Jambi.

Menurut Kiai Ahmad, perjalanan politik seseorang tentu tidak selalu berada di satu tempat. Dirinya pun mengakui sempat berlabuh ke partai politik lain. Namun, hadirnya kepengurusan baru di tubuh DPC PKB Muaro Jambi membuat dirinya kembali membuka ruang untuk bersama-sama membangun dan memperkuat partai.

“Memang saya sempat berlabuh ke partai lain. Tapi dengan kepengurusan yang baru ini, saya siap bersama-sama membesarkan PKB Muaro Jambi,” kata Kiai Ahmad.

Baginya, kedekatan antara Nahdlatul Ulama dan PKB memiliki akar sejarah serta hubungan yang kuat. Karena itu, ia berharap kader-kader NU yang berada di jalur politik dapat terus menjaga komunikasi, kekompakan, dan semangat perjuangan.

Kiai Ahmad juga menekankan, pentingnya menjadikan politik sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar kepentingan kekuasaan. Menurutnya, PKB harus mampu hadir membawa aspirasi masyarakat, khususnya warga Nahdliyin di Muaro Jambi.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Kiai Ahmad siap mengambil peran dalam perjalanan PKB Muaro Jambi di bawah kepengurusan baru.

“Di NU dan ber-PKB,” tegasnya.

Dukungan tersebut diharapkan menjadi energi baru bagi DPC PKB Muaro Jambi untuk semakin solid, memperluas jaringan, serta membangun kekuatan politik yang berakar dari masyarakat dan nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama. (uda)

Pos terkait