Langit Muaro Jambi Menguning, ISPU 340 Masuk Level Berbahaya

Langit Muaro Jambi Menguning, ISPU 340 Masuk Level Berbahaya
Langit Muaro Jambi Menguning, ISPU 340 Masuk Level Berbahaya. Foto: Uda/Jambiseru.com

MUARO JAMBI, Jambiseru.com – Pemandangan langit di Kabupaten Muaro Jambi pada Rabu (30/09/2026) sekira pukul 11.30 WIB terlihat berbeda.

Langit menguning dan udara terasa pekat, seiring tingginya tingkat pencemaran udara yang terpantau di wilayah Kabupaten berjuluk Bumi Sailun Salimbai ini.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muaro Jambi mencatat, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada pukul 14.00 WIB telah mencapai 340. Angka tersebut berada pada kategori berbahaya.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kabupaten Muaro Jambi, Refiandi, membenarkan kondisi tersebut.

“ISPU di Muaro Jambi per tanggal 30 September 2026, pukul 14.00 WIB, berada di angka 340. Ini sudah masuk level berbahaya,” katanya.

Menurutnya, tingginya angka ISPU menunjukkan kondisi udara yang harus menjadi perhatian masyarakat. Apalagi, perubahan warna langit yang terlihat secara kasatmata menjadi salah satu kondisi yang dirasakan langsung oleh warga.

“Kondisi seperti ini tentu harus menjadi perhatian kita bersama. Masyarakat perlu mengetahui bahwa kualitas udara saat ini sedang tidak baik,” sampainya.

Refiandi meminta masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi udara yang terjadi. Terutama bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap kualitas udara.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama jika tidak ada keperluan yang mendesak,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah agar menggunakan perlindungan yang memadai.

“Kalau memang harus beraktivitas di luar, kami mengimbau masyarakat menggunakan masker dan mengurangi paparan langsung terhadap udara yang tercemar,” ujarnya.

DLH Kabupaten Muaro Jambi, lanjut Refiandi, terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kualitas udara.

“Kami terus memantau perkembangan ISPU. Data ini menjadi salah satu dasar bagi kami untuk melihat kondisi pencemaran udara di wilayah Muaro Jambi,” katanya.

Ia berharap masyarakat tetap tenang, namun tidak mengabaikan kondisi yang terjadi.

“Yang paling penting masyarakat tetap waspada. Perhatikan kondisi udara dan kurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara masih berada pada level seperti ini,” tandasnya. (uda)

Pos terkait