Jambiseru.com, BANGKO — Ketua DPRD Merangin, M. Rifaldi, meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Merangin segera memaksimalkan pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalur Tiga Kota Bangko.
Permintaan tersebut disampaikan Rifaldi menyusul banyaknya laporan dan keluhan masyarakat terkait lampu PJU yang tidak berfungsi. Menurutnya, kondisi tersebut membuat sejumlah ruas jalan di pusat Kota Bangko menjadi gelap pada malam hari.
Rifaldi mengaku telah mengecek langsung kondisi PJU di Jalur Tiga Bangko pada malam hari. Dari hasil pantauannya, ia menemukan cukup banyak lampu penerangan yang mati.
“Bahkan saya sendiri sudah cek saat malam hari lewat Jalur Tiga Bangko. Benar adanya, banyak sekali bola lampu yang mati atau rusak,” ujar Rifaldi, Jumat (21/8/2026).
Ia menegaskan, Dishub Merangin harus bekerja secara profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk memastikan fasilitas PJU berfungsi dengan baik.
Rifaldi juga menyoroti anggaran penerangan jalan yang bersumber dari pungutan atas pembayaran listrik masyarakat. Ia meminta Dishub menjelaskan kendala yang menyebabkan pemeliharaan PJU belum maksimal.
“Setiap pembelian token listrik dan pembayaran listrik setiap bulan sudah dipotong sekitar 10 persen untuk PJU. Namun faktanya, masyarakat belum mendapatkan haknya. Dishub jangan diam. Apa kendalanya, jangan sampai jalan Kota Bangko dibiarkan gelap,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Merangin, Shobraini, membenarkan adanya kendala dalam proses perbaikan lampu PJU di Kota Bangko.
Menurutnya, salah satu kendala utama adalah kerusakan kendaraan crane yang biasa digunakan untuk menjangkau tiang lampu dengan ketinggian hingga 14 meter.
“Kita memiliki dua unit mobil crane, satu dengan jangkauan 10 meter dan satu lagi 14 meter. Mobil yang 14 meter saat ini mengalami kerusakan pada bagian hidroliknya. Sementara rata-rata tinggi tiang lampu di sepanjang Jalur Tiga sekitar 14 meter,” jelas Shobraini.
Ia memastikan, pihaknya akan kembali melakukan pemeliharaan PJU setelah kendaraan crane tersebut selesai diperbaiki dan dapat dioperasikan.
“Insyaallah kalau mobil crane sudah bagus, bola lampu yang tidak menyala akan kita ganti. Kemarin di Jalur Dua, tepatnya di sekitar kantor DPRD, ada beberapa bola lampu yang sudah kita ganti karena tinggi tiangnya sekitar 10 meter,” katanya.
Dishub Merangin berharap perbaikan kendaraan crane dapat segera dituntaskan sehingga pemeliharaan lampu PJU di sejumlah titik Kota Bangko dapat dilakukan secara menyeluruh.(Edo)











