Pemkab Merangin Peringati Isra Mi’raj, Salurkan Bantuan Bedah Rumah dan Sarana Ibadah

Pemerintah Kabupaten Merangin memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan penuh khidmat di Masjid Baitul Makmur Sungai Misang, Senin (2/2/2026).
Pemerintah Kabupaten Merangin memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan penuh khidmat di Masjid Baitul Makmur Sungai Misang, Senin (2/2/2026).

Jambiseru.com, BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan penuh khidmat di Masjid Baitul Makmur Sungai Misang, Senin (2/2/2026). Peringatan ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum penguatan nilai religiusitas sekaligus wujud nyata kepedulian sosial pemerintah daerah.

Mengusung tema “Melalui Isra Mi’raj Kita Wujudkan Masyarakat yang Religius, Berakhlak Mulia serta Berdaya Saing menuju Merangin Baru 2030”, kegiatan tersebut diikuti jajaran ASN di lingkungan Pemkab Merangin bersama masyarakat setempat. Suasana religius semakin terasa dengan tausiah yang disampaikan Ustad Mulyadi, S.P.I, yang mengajak jamaah meneladani nilai-nilai spiritual Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Bupati Merangin M. Syukur yang diwakili Sekretaris Daerah Zulhifni, secara simbolis menyerahkan bantuan sosial dan keagamaan. Bantuan tersebut meliputi program bedah rumah serta sarana ibadah sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan dan kebutuhan spiritual masyarakat.

Bantuan bedah rumah diserahkan kepada Ibu Yerni Elfia, warga Desa Pulau Rengas, Kecamatan Bangko Barat. Sementara bantuan sarana ibadah disalurkan kepada tiga masjid, yakni Masjid Baitul Arahan di Desa Rantau Limau Kapas, Masjid At-Thohir di Desa Sungai Ulak, serta Masjid Babussalam di Kelurahan Pematang Kandis.

Membacakan sambutan tertulis Bupati, Sekda Zulhifni menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj harus dimaknai lebih dari sekadar seremonial, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara.

“Nilai-nilai Isra Mi’raj hendaknya diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Shalat mengajarkan kedisiplinan dan akhlak mulia, yang harus menjadi pedoman ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Zulhifni.

Ia juga berharap bantuan yang diberikan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan pembentukan karakter. Di akhir sambutan, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus meningkatkan etos kerja, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam mewujudkan visi besar Merangin Baru 2030.(Edo)

Pos terkait