JAMBI, Jambiseru.com – Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, kembali mendesak pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret atas kondisi ruas jalan Padang Lamo, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi yang mengalami kerusakan cukup parah sepanjang lebih dari 100 kilometer.
Hal ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Kementerian Pekerjaan Umum beberapa waktu lalu membahas kondisi infrastruktur jalan pasca lebaran.
Pada kesempatan ini, Edi menyampaikan, kondisi di jalan tersebut tidak lagi bersifat ringan, melainkan sudah mengganggu konektivitas dan aktivitas masyarakat secara signifikan.
Usulan ini sudah kerap kali disampaikan oleh Legislator PDIP ini bahkan Kepala Daerah Tebo juga meminta usulan untuk mendorong perbaikan Jalan Padang Lamo.
“Ini bukan sekadar jalan rusak biasa. Panjangnya lebih dari 100 kilometer dan kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, mulai dari distribusi logistik, aktivitas ekonomi, hingga mobilitas harian,” katanya.
Edi Purwanto mengakui bahwa, tidak seluruh ruas dapat langsung ditangani secara bersamaan mengingat kondisi keuangan negara.
Namun, ia menekankan pentingnya respons awal sebagai bentuk kehadiran negara, khususnya untuk penanganan ruas strategis seperti Padang Lamo dengan skema penanganan melalui Inpres Jalan Daerah.
“Memang tidak bisa semuanya sekaligus karena kondisi keuangan kita. Tapi minimal harus ada reaksi. Harus ada treatment untuk ruas Padang Lamo agar kondisi ini tidak terus berlarut,” sebutnya.
Sementara itu, diluar rapat Edi Purwanto menyebut bahwa dirinya sudah berkoordinasi langsung dengan Menteri PU dan juga Dirjen Bina Marga. Adapun upaya perbaikan akan dilakukan tahun ini atau paling lama di tahun depan.
“Saya akan kawal ini, dan memang secara langsung sudah saya sampaikan ke Pak Menteri dan Dirjen, Insha Allah tahun ini mulai dikerjakan perbaikannya atau paling lama tahun depan. Tetap kita kawal,” tutupnya. (uda)












