Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati M. Syukur Ingatkan Disiplin ASN, Semangat Gotong Royong dan Kebersamaan

Bupati Merangin, M. Syukur memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Merangin, Senin (1/6/2026).
Bupati Merangin, M. Syukur memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Merangin, Senin (1/6/2026).

Jambiseru.com, BANGKO – Bupati Merangin, M. Syukur memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Merangin, Senin (1/6/2026).

Upacara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat dan staf Pemerintah Kabupaten Merangin, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar, serta perwakilan organisasi wanita dan kemasyarakatan.

Dalam amanatnya, Bupati M. Syukur memberikan perhatian khusus kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Merangin. Ia menegaskan bahwa ASN merupakan pelayan masyarakat yang harus menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila melalui pelayanan publik yang profesional, transparan, dan disiplin.

“Disiplin waktu itu krusial, mulai dari hadir dan pulang sesuai jadwal, hingga menyelesaikan tugas tepat waktu tanpa menunda-nunda. Selain itu, patuhi seluruh aturan tata tertib ASN dan kerjakan pekerjaan dengan tuntas serta berkualitas,” tegas Bupati.

Tidak hanya itu, Bupati juga berpesan kepada para pejabat eselon II, III, dan IV agar selalu bersyukur atas amanah jabatan yang dipercayakan kepada mereka. Menurutnya, pengabdian seorang aparatur negara tidak dapat diukur semata-mata dari besaran materi yang diterima.

“Saya berharap seluruh ASN yang memiliki jabatan untuk bersyukur karena telah diberi amanah. Tidak semua pekerjaan itu dinilai dari uangnya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati M. Syukur juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Merangin untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan melalui semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya yang dimiliki masyarakat Merangin merupakan kekuatan besar yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebagai modal pembangunan daerah.

“Perbedaan jangan sampai memecah belah. Justru keberagaman itulah kekuatan besar kita untuk membangun Kabupaten Merangin yang maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.

Kepada generasi muda, Bupati berpesan agar tidak larut dalam perkembangan teknologi tanpa dibarengi dengan landasan moral yang kuat. Ia meminta para generasi penerus bangsa untuk terus mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” pungkasnya.(Edo)

Pos terkait