Jambiseru.com, Tanjabbar – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Salah satunya yakni melalui program bedah rumah bagi warga kurang mampu yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Tanjabbar dan Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal.
Program tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah dalam menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Salah seorang penerima manfaat ialah Ruslan, warga Desa Bram Itam Raya, Kecamatan Bram Itam, yang selama hampir 12 tahun menempati rumah dengan kondisi memprihatinkan dan jauh dari standar layak huni.
Keterbatasan ekonomi membuat Ruslan tidak mampu memperbaiki maupun membangun kembali rumah yang menjadi tempat tinggal keluarganya.
Namun, harapan yang selama ini hanya menjadi impian akhirnya terwujud melalui sinergi antara PemkabTanjabbar, Baznas Tanjabbar, dan Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal.
Rumah milik Ruslan kini telah direhabilitasi menjadi hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak untuk ditempati. Menariknya, proses pembangunan rumah tersebut melibatkan warga binaan Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal yang memiliki keterampilan di bidang konstruksi.
Keterlibatan warga binaan ini menjadi bagian dari program pembinaan yang produktif, sekaligus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Selain membantu warga yang membutuhkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengasah kemampuan dan berkontribusi positif kepada lingkungan sekitar.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (KaKan Ditjenpas) Jambi, Irwan Rahmat Gumilar yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tanjabbar dan BAZNas yang telah menghadirkan kolaborasi positif demi kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, sinergi yang terjalin antara berbagai pihak ini merupakan contoh nyata bahwa program sosial akan lebih efektif apabila dilaksanakan secara bersama-sama.
Ia juga mengaku bangga atas dedikasi dan hasil kerja warga binaan yang terlibat dalam pembangunan rumah tersebut.
Usai penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada penerima manfaat yang disaksikan langsung oleh Bupati Tanjabbar, Kepala Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal, serta perwakilan Baznas Tanjabbar, suasana haru dan penuh syukur mewarnai kegiatan tersebut.
Bupati Tanjabbar, Anwar Sadat menegaskan, bahwa program bedah rumah merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat kurang mampu memperoleh tempat tinggal yang layak.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, dan Lapas menjadi contoh baik dalam membangun kepedulian sosial serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Program seperti ini tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa rumah yang layak, tetapi juga menghadirkan harapan dan semangat baru bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar Bupati, (Selasa (14/7/2026) siang.
Anwar Sadat berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat Tanjabbar dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ruslan selaku penerima manfaat tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bahagianya.
Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkad Tanjabbar, Baznas Tanjabbar, dan Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada dirinya dan keluarga.
Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah yang tidak layak huni, kini Ruslan dan keluarganya dapat menikmati tempat tinggal yang lebih nyaman, aman, dan sehat.
Baginya, bantuan tersebut bukan sekadar bangunan baru, melainkan harapan baru untuk menatap masa depan yang lebih baik. Program bedah rumah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan institusi pemasyarakatan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Kehadiran negara melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga diharapkan terus menjadi penggerak dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata di Kabupaten Tanjabbar. (Put)











