Perjuangkan Penutupan Stockpile di Penyengat Olak, Dukungan ke Korban Terdampak Terus Mengalir

Perjuangkan Penutupan Stockpile di Penyengat Olak, Dukungan ke Korban Terdampak Terus Mengalir
Perjuangkan Penutupan Stockpile di Penyengat Olak, Dukungan ke Korban Terdampak Terus Mengalir. Foto: Jambiseru.com

JAMBI, Jambiseru.com – Setelah mendatangi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, rombongan warga Penyengat Olak kembali berkumpul di tengah kampung, Kamis malam. Mereka duduk bersama membentuk lingkaran, membahas hasil pertemuan dengan pihak dinas sekaligus menyusun langkah berikutnya.

Meski belum membuahkan hasil yang diharapkan, semangat mereka tidak surut. Justru, pertemuan itu menjadi ajang memperkuat barisan dan menyatukan tekad untuk terus memperjuangkan hak mereka.

Rakyat Penyengat Olak terus mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan. Mulai dari tetangga desa, tokoh masyarakat, hingga organisasi lingkungan yang peduli terhadap perjuangan mereka.

Setiap hari, warga bergantian menyampaikan solidaritas, baik secara langsung maupun melalui pesan-pesan penyemangat. Dukungan terus mengalir dari seluruh masyarakat, dan kekompakan pun semakin solid.

Tidak ada lagi perbedaan pendapat yang berarti, semua bersatu dalam satu tujuan yang sama, yakni menuntut penutupan perusahaan yang mereka nilai telah merugikan warga dan mencemari lingkungan sekitar.

Menurut Kapten Eri, ketua kelompok warga Penyengat Olak, dukungan ini sangat diperlukan agar kekompakan masyarakat terus semakin kuat. Ia menilai, perjuangan panjang seperti ini hanya bisa berhasil jika seluruh warga tetap bersatu dan saling menguatkan.

“Dukungan dari seluruh masyarakat itu penting. Agar kekompakan terus semakin solid. Sampai perusahaan benar-benar tutup,” kata Kapten Eri dengan tegas.

Kalimat itu menjadi pengingat bagi seluruh warga bahwa perjuangan mereka bukan hanya soal menuntut hak, tetapi juga tentang menjaga persatuan di tengah tekanan. Kapten Eri berharap, dengan kekompakan yang terjaga, tuntutan warga dapat segera direspons oleh pihak terkait.

Hingga berita ini diturunkan, warga Penyengat Olak masih menunggu kepastian dari Dinas Lingkungan Hidup Muara Jambi terkait tindak lanjut atas aduan mereka.

Warga berjanji akan terus mengawal proses ini hingga tuntutan mereka terwujud. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan, karena menurut mereka, perjuangan ini bukan hanya untuk kepentingan warga Penyengat Olak, tetapi juga untuk kelestarian lingkungan yang lebih luas. (uda)

Pos terkait