Jambiseru.com – Ledakkan dahsyat terjadi di sebuah pemakaman di Jeddah. Menurut Kemlu Prancis ledakan tersebut disebabkan oleh bom rakitan yang meledak. Dinyatakannya, insiden bom rakitan meledak ini merupakan serangan bom.
Baca Juga : Tujuh Unit Rumah Berdinding Papan di Tembesi Ludes Dilalap Si Jago Merah
Insiden yang terjadi pada (11/11/2020) ini mengakibatkan empat orang terluka parah. Menurut informasi yang diperoleh, bom rakitan meledak saat berlangsungnya perayaan peringatan berakhirnya Perang Dunia I. Acara tersebut dihadiri oleh diplomat eropa yang bertugas di Jeddah.
“Perayaan tahunan ini dilakukan untuk memperingati berakhirnya Perang Dunia di pemakaman non-Muslim di Jeddah dihadiri oleh beberapa diplomat di konsulat, termasuk dari Prancis,” kata Kemlu Prancis seperti dikutip dari AFP.
“Mereka menjadi target dari serangan IED (Improvised Explosive Device/bom rakitan) pagi ini dan sudah melukai beberapa orang,” sambung mereka.
Belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas bom rakitan yang meledak tersebut. Sementara itu pihak otoritas Arab Saudi sampai saat ini juga belu mmemberikan keterangan terkait insiden tersebut.
Terkait bom rakitan yang meledak tersebut, pihak Perancis langsung menyatakan kecaman keras atas kejadian tersebut.
Usai terjadinya ledakan, saat ini jalanan di sekitar lokasi kejadian di Jeddah sudah ditutup. Untuk sementara masyarakat umum tidak bisa masuk ke lokasi tersebut. Pihak keamanan setempat juga tengah melakukan penyelidikan terkait ledakan tersebut.
Untuk diketahui, insiden bom rakitan meledak ini terjadi setelah beberapa pekan sebelumnya terjadi insiden serangan pisau pada konsulat Pranci di Jeddah. Kejadian tersebut terjadi sekitar akhir Oktober lalu.
Baca Juga : Video Syur Remaja Cantik Dengan Kekasihnya Viral
Terjadinya serangan pisau itu, seiring maraknya protes atas statemen Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang mengkaitkan Islam dengan terorisme dan republikasi kartun Nabi. Protes memang terjadi hampir di seluruh negara muslim di dunia. (tra)
Sumber : kumparan.com












