Jambi Menuju Dunia! Maulana – Diza Unjuk Gigi di Forum UCLG ASPAC 2026

jambi menuju dunia! maulana diza unjuk gigi di forum uclg aspac 2026
Strategi Maulana-Diza di Kendari: Jadikan Jambi Kota Terintegrasi dan Magnet Wisata Internasional. Foto: jambiserucom

Kendari, Jambiseru.com – Kota Jambi semakin memantapkan langkahnya di kancah internasional. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, hadir langsung dalam perhelatan bergengsi United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) Executive Bureau Meeting and Asia Pacific Forum di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kegiatan yang berlangsung pada 7–9 Mei 2026 ini mengusung tema besar “Advancing Sustainable Tourism for a Resilient Future and Inclusive Economic Growth”. Ajang ini menjadi titik kumpul para delegasi dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik untuk merumuskan kerja sama global terkait pariwisata berkelanjutan dan ekonomi inklusif.

Kehadiran duet Maulana-Diza dalam forum ini bukan sekadar seremonial. Ini merupakan langkah strategis untuk membawa Kota Jambi masuk ke dalam ekosistem global demi mencapai target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Maulana menegaskan bahwa Jambi adalah kota yang bergerak cepat menuju integrasi yang tangguh.

“Kota Jambi harus optimis, jangan minder dengan kota-kota yang sudah lebih dulu maju. Setiap kota punya jalurnya masing-masing untuk berkembang. Inilah momentum Jambi untuk go global dengan tetap memegang teguh kearifan lokal,” ujar Wali Kota Maulana usai menghadiri Opening Ceremony, Jumat (08/05/2026).

Dalam forum internasional tersebut, Wali Kota Maulana secara aktif memperkenalkan potensi unggulan Kota Jambi kepada para delegasi luar negeri. Ia meyakini bahwa kunjungan wisatawan mancanegara akan menjadi stimulus bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Beberapa titik wisata strategis yang tengah dipersiapkan Pemkot Jambi antara lain: Kawasan Danau Kajanglako, Kawasan Kota Tua, Taman Banjuran Budayo, Kampung Batik Seberang.

“Sebagai pintu gerbang Provinsi Jambi, kami ingin mendorong titik-titik wisata ini agar terus berkembang dan bersinergi dengan destinasi besar lainnya seperti Candi Muaro Jambi dan Geopark Merangin,” tambah Maulana.

Menariknya, konsep pembangunan Jambi ke depan tidak hanya berfokus pada pusat kota. Maulana menjelaskan bahwa program Kampung Bahagia yang menyasar seluruh tingkat RT tahun ini akan terus dikembangkan.

Setelah memprioritaskan aspek kebersihan dan keamanan, tahap selanjutnya adalah mendorong lahirnya Kampung Wisata. Program ini bertujuan menonjolkan keunggulan spesifik tiap wilayah agar mampu menarik minat pelancong dan menghidupkan ekonomi kreatif di tingkat akar rumput.

Forum UCLG ASPAC 2026 di Kendari ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Sekjen UCLG ASPAC Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi dan perwakilan dari berbagai kota besar di Asia Pasifik. Kehadiran pemimpin muda Kota Jambi di ajang ini menjadi bukti nyata komitmen mereka dalam memperkuat kolaborasi internasional demi masa depan Jambi yang lebih maju. (ris)

Pos terkait