Jambiseru.com – PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi) bergerak cepat melakukan penguatan sistem dan pembenahan operasional menyeluruh pasca-insiden serangan siber yang sempat mengganggu layanan beberapa waktu lalu. Langkah strategis ini diambil guna memulihkan kepercayaan publik sekaligus menjamin kenyamanan serta keamanan transaksi nasabah di seluruh wilayah Provinsi Jambi.
Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menegaskan bahwa fokus utama manajemen saat ini adalah memastikan seluruh kanal distribusi, terutama mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri), kembali berfungsi normal. Sebagai bentuk komitmen pelayanan prima, Bank Jambi mengambil kebijakan diskresi dengan memperpanjang jam layanan ATM di titik-titik strategis.
“Kami terus memaksimalkan operasional layanan ATM. Saat ini, jam layanan telah kami tambah hingga pukul 20.00 WIB, baik untuk wilayah Kota Jambi maupun kabupaten/kota lainnya di Provinsi Jambi. Kami ingin memastikan nasabah tetap memiliki akses transaksi yang luas di luar jam kerja reguler,” ujar Khairul dalam keterangan resminya, Kamis (07/05/2026).
Selain area publik, Khairul menambahkan bahwa mesin ATM yang berlokasi di kawasan perkantoran kini telah aktif kembali. Nasabah dapat mengakses layanan di titik-titik perkantoran tersebut mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai ketersediaan uang tunai, Bank Jambi memastikan bahwa seluruh mesin ATM berada dalam kondisi terisi penuh (full supply). Tim logistik kas bekerja ekstra melakukan pemantauan dan pengisian uang tunai secara berkala guna menghindari kekosongan saldo di mesin.
“Kami tidak hanya membenahi sistem digital, tetapi juga memastikan fisik layanan tetap andal. Pengisian uang tunai dilakukan secara intensif agar kebutuhan transaksi masyarakat, baik penarikan maupun transfer, tetap terpenuhi dengan baik tanpa kendala,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan teknis di lapangan, Bank Jambi menyiagakan petugas khusus (ATM Officer) yang melakukan pengawasan langsung di lokasi-lokasi strategis. Skema siaga ini bertujuan agar setiap kendala teknis yang muncul dapat segera ditangani dalam waktu singkat (minimalisasi downtime).
Meski baru saja menghadapi tantangan keamanan siber, Bank Jambi tetap optimis untuk terus bertumbuh. Insiden ini dijadikan momentum bagi bank milik daerah tersebut untuk melakukan upgrade infrastruktur teknologi informasi secara besar-besaran.
Sebagai bagian dari rencana strategis jangka panjang, Khairul mengungkapkan wacana penambahan unit mesin ATM baru di berbagai pelosok kabupaten dan kota. Langkah ini difokuskan pada wilayah dengan tingkat aktivitas ekonomi tinggi yang selama ini memiliki keterbatasan akses perbankan.
“Kedepan, kami akan melakukan penambahan mesin ATM di beberapa titik krusial di kabupaten dan kota. Ini adalah bagian dari upaya kami memberikan kemudahan akses transaksi bagi seluruh lapisan masyarakat Jambi, sekaligus memperkuat ketahanan operasional kami di masa depan,” pungkas Khairul.
Pihak Bank Jambi juga menghimbau kepada seluruh nasabah untuk tetap tenang dan waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan bank. Nasabah disarankan untuk selalu mengganti PIN secara berkala dan tidak memberikan data pribadi kepada pihak mana pun. Bank Jambi memastikan bahwa keamanan data dan dana nasabah merupakan prioritas tertinggi dalam proses pembenahan sistem yang tengah berlangsung saat ini. (Red)












