Usai Didemo Warga, DLH Muaro Jambi Turun ke Penyengat Olak: Rumah Retak Hingga Sumur Tercemar Jadi Keluhan

Usai Didemo Warga, DLH Muaro Jambi Turun ke Penyengat Olak: Rumah Retak Hingga Sumur Tercemar Jadi Keluhan
Usai Didemo Warga, DLH Muaro Jambi Turun ke Penyengat Olak: Rumah Retak Hingga Sumur Tercemar Jadi Keluhan. Foto: Jambiseru.com

MUARO JAMBI, Jambiseru.com – Warga RT 03 Desa Penyengat Olak, Kabupaten Muaro Jambi, menuntut kejelasan atas persoalan lingkungan yang mereka keluhkan.

Rumah retak, tembok pembatas miring, genteng bergeser, hingga air sumur yang diduga tercemar menjadi sederet persoalan yang kini menyeret aktivitas pelabuhan pasir ke dalam sorotan.

Setelah warga menggelar demonstrasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muaro Jambi akhirnya turun langsung ke lokasi, Senin (19/10/2026), sekitar pukul 16.38 WIB.

Di hadapan petugas, warga memperlihatkan kondisi bangunan yang mereka keluhkan sebagai dampak dari aktivitas stockpile pasir tersebut. Mereka ingin persoalan tersebut tidak sekadar didengar, tetapi juga diperiksa secara serius dan ditindaklanjuti dengan langkah nyata.

Kedatangan DLH menjadi momen bagi warga untuk menunjukkan langsung kondisi yang selama ini mereka persoalkan. Sejumlah kerusakan bangunan dan keluhan terkait air sumur menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut.

Kapala Bidang Tata Lingkungan DLH Muaro Jambi, M Yakin mengungkapkan, dirinya baru pertama kali datang ke lokasi tersebut. Dalam kunjungan itu, ia lebih banyak mendengarkan keluhan masyarakat dan melihat kondisi yang diperlihatkan warga.

Ia mengatakan, hasil peninjauan dan tuntutan warga akan dibawa ke rapat bersama DLH Provinsi Jambi pada Selasa (20/10/2026).

“Besok baru mau rapat dengan DLH Provinsi. Hasil tuntutan warga dan peninjauan langsung akan dibawa ke rapat,” kata M Yakin. (uda)

Pos terkait