MUARO JAMBI, Jambiseru.com – DPRD Kabupaten Muaro Jambi menegaskan komitmennya untuk memperkuat kebijakan tanggap bencana menyusul kebakaran yang meludeskan rumah warga di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Kumpeh, Jumat (06/02/2026).
Anggota DPRD Muaro Jambi, Usman Halik, menyatakan peristiwa tersebut menjadi momentum bagi legislatif untuk mendorong penguatan sistem mitigasi kebakaran serta perlindungan warga secara lebih terstruktur.
“Sebagai wakil rakyat, kami merasa bertanggung jawab memastikan kebijakan pencegahan bencana berjalan efektif di lapangan,” kata Usman dalam pernyataan resminya.
Menurut dia, sinergi antara eksekutif dan legislatif perlu diperkuat, terutama dalam membangun kapasitas pencegahan kebakaran. Langkah itu mencakup penyediaan armada pemadam kebakaran yang memadai, ketersediaan fasilitas air bersih di kawasan permukiman, serta peningkatan edukasi masyarakat mengenai keselamatan rumah tangga.
DPRD juga menilai bahwa kunjungan kepala daerah ke lokasi kebakaran dan penyaluran bantuan kepada korban merupakan langkah awal yang penting. Namun, upaya tersebut dinilai perlu diikuti kebijakan jangka panjang yang lebih konkret untuk menjamin keselamatan warga.
Lembaga legislatif itu mendorong agar alokasi anggaran mitigasi bencana dalam APBD disusun lebih terstruktur dan berkelanjutan. Selain itu, pembinaan perangkat desa terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana juga dinilai perlu diperkuat.
“Kami akan memantau implementasi kebijakan ini secara berkala. Legislasi bukan hanya soal pengawasan, tetapi juga memastikan program perlindungan warga berjalan nyata,” ujar Usman.
Kebakaran di Kecamatan Kumpeh itu kembali menjadi pengingat pentingnya sistem mitigasi yang responsif, terutama di wilayah permukiman padat penduduk yang rentan terhadap risiko kebakaran. (uda)












