Edi Purwanto: 2026 Tahun Penentuan, Tol Jambi-Rengat Harus Mulai Dibangun 2027

Anggota DPR RI, Edi Purwanto
Anggota DPR RI, Edi Purwanto.Foto: Jambiseru.com

JAMBI, Jambiseru.com – Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jambi, Edi Purwanto mendorong percepatan pembangunan ruas Jalan Tol Trans Sumatera Jambi-Rengat sebagai bagian dari penguatan konektivitas antar provinsi di Sumatera.

Edi menyebut, tahun 2026 menjadi fase krusial untuk menyelesaikan seluruh tahapan persiapan sebelum proyek masuk tahap konstruksi.

“Pada 2026 difokuskan untuk pemenuhan readiness criteria, termasuk proses lelang dan skema pembiayaan. Kita dorong agar konstruksi fisik bisa dimulai pada 2027,” katanya, Selasa (14/4/2026).

Disisi lain, pembangunan tol di wilayah Jambi memang tidak lepas dari berbagai kendala yang selama ini juga dihadapi proyek Jalan Tol Trans Sumatera secara umum.

Legislator PDI Perjuangan ini menyebut, berdasarkan koordinasi dengan Kementerian PUPR serta instansi terkait, proses pengadaan lahan masih menjadi tantangan terbesar di lapangan.

“Persoalan lahan ini cukup kompleks, mulai dari tumpang tindih kepemilikan hingga lahan yang masuk kawasan hutan, sehingga memang membutuhkan koordinasi lintas kementerian yang kita minta untuk diperkuat, sehingga ini bisa segera diselesaikan,” sebutnya.

Selain itu, keterbatasan pendanaan juga menjadi faktor penghambat, khususnya untuk ruas Jambi-Rengat yang hingga kini masih menunggu kesiapan anggaran untuk pembebasan lahan.

Di sisi teknis, Kementerian PU melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) juga mencatat tantangan konstruksi di Sumatera relatif lebih berat dibandingkan wilayah lain.

“Kondisi geografis kita juga salah satu tantangan seperti tanah rawa dan struktur tanah lunak. Ini juga harus diperhitungkan matang-matang karena kan targetnya Tol ini jangka panjang,” ujarnya.

Kondisi tersebut sebetulnya sudah menjadi pembahasan dalam beberapa kali rapat dan memang menjadi catatan bagi Kementerian untuk menemukan solusinya, agar tidak menghambat target konstruksi yang direncanakan mulai 2027.

Anggota Komisi V DPR RI ini berharap pemerintah dapat memastikan kesiapan pendanaan, penyelesaian lahan, serta dukungan regulasi agar proyek strategis tersebut berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ini proyek besar dengan tantangan yang memang tidak ringan. Maka dari itu, sinergi dan komitmen kita bersama antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pihak untuk menyelesaikan seluruh hambatan yang ada. Kita berharap dengan selesainya Tol ini, istribusi barang menjadi lebih efisien, biaya logistik turun, dan ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Jambi dan sekitarnya,” tutupnya. (uda)

Pos terkait