JAMBI, Jambiseru.com – Gubernur Jambi, Al Haris bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Noor Achmad meninjau langsung kawasan Ancol di Kota Jambi yang selama ini menjadi lokasi aktivitas pedagang UMKM di depan Rumah Dinas Gubernur.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk membahas langkah penataan pedagang agar kawasan tersebut menjadi lebih tertib, nyaman, sekaligus tetap memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, mengatakan, pihaknya menaruh perhatian terhadap keberadaan pedagang UMKM di kawasan tersebut setelah melakukan kunjungan kerja di Jambi. Menurutnya, Baznas siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi untuk membantu penataan para pedagang.
“Setelah kami melakukan kunjungan di Jambi, kami menyoroti adanya pedagang UMKM di depan rumah dinas Gubernur atau di kawasan Ancol Jambi. Baznas siap mendukung penataan UMKM di sana,” kata Noor Achmad.
Ia menilai langkah yang dilakukan Gubernur Al Haris merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat kecil. Terlebih, Baznas juga baru meresmikan Z Corner Kampung Ramadhan di Kota Jambi yang diisi gerai-gerai UMKM.
“Apa yang dilakukan Pak Gubernur luar biasa. Waktunya benar-benar dipergunakan untuk rakyat. Penataan UMKM di Ancol ini juga akan kami bantu melalui program Baznas, termasuk dukungan dari Rumah Sehat Baznas,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Al Haris menyampaikan, apresiasinya atas kehadiran Baznas RI di Jambi yang selama ini telah banyak membantu program pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, berbagai program Baznas telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Jambi, mulai dari bedah rumah, mobil tanggap bencana, Rumah Sehat Baznas, bantuan modal usaha, hingga pengembangan UMKM melalui Z-Corner.
Al Haris juga mencontohkan bagaimana dana zakat yang dikelola Baznas mampu membuka peluang pendidikan bagi generasi muda Jambi. Beberapa putra-putri daerah bahkan dapat melanjutkan pendidikan ke Mesir melalui pembiayaan dari Baznas.
“Banyak masyarakat yang sudah merasakan manfaatnya, termasuk anak-anak putus sekolah dan masyarakat kurang mampu yang mendapatkan bantuan pendidikan dan ekonomi,” kata Al Haris. (uda)












