Ia menambahkan, Turki siap menjadi tuan rumah pertemuan antara para pemimpin Rusia dan Ukraina.
Sejak 28 Februari, Rusia dan Ukraina telah menggelar tiga putaran pembicaraan damai secara langsung dan serangkaian diskusi daring, tetapi gagal mencapai kesepakatan signifikan. (red)
Sumber: Antaranews.com












