Minum Miras Palsu, 39 Orang Meninggal Dunia

Ilustrasi minum miras
Foto : Ilustrasi minum miras

Jambi Seru – Akibat minum miras palsu, sebanyak 39 orang dinyatakan meninggal dunia. Mereka meninggal setelah sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, 39 orang yang meningal dunia tersebut sebelumnya meminum miras ilegal atau miras palsu. Kejadian ini terjadi di Bihar, India.

Peredaran miras ilegal ini sebenarnya sudah dilarang oleh pemerintah setempat. Bahkan peredaran miras juga ikut dilarang.

Bacaan Lainnya

Mengutip dari laman pikiran-rakyat.com (jaringan media indonesiadaily.co.id, partner jambiseru.com) dari artikel yang berjudul 39 Orang Meninggal Dunia Akibat Tenggak Miras Ilegal, Menteri Hukum Sunil Kumar mengatakan, kematian terbanyak tercatat di daerah Mashrak dan Isuapur.

Sebagian besar korban, beberapa di antaranya sudah mengalami sakit sejak Selasa, 13 Desember 2022. Kemudian meninggal setelah dirawat di rumah sakit.

Dr Sagal Dulal Sinha, yang bertugas di Rumah Sakit Chhapra, mengatakan bahwa para korban enggan untuk datang ke rumah sakit karena takut dituntut. Minum minuman keras dianggap melanggar hukum di sana.

Menurut data pemerintahan Bihar, terjadi peningkatan angka kematian akibat miras ilegal menyusul larangan total penjualan dan konsumsi alkohol di negara bagian tersebut sejak April 2016.

Pelanggar pertama kali diancam dengan denda 5.000 rupe (kurang lebih Rp1 juta) dan dijatuhi hukuman paling lama 12 bulan penjara di bawah amandemen baru atas UU yang ada.

“Terakhir kali, ketika orang meninggal karena miras palsu, seseorang mengatakan mereka harus diberi kompensasi,” kata Menteri Utama Nitish Kumar pada Kamis, 15 Desember 2022, dikutip dari Independent.

“Jika seseorang mengonsumsi alkohol, mereka akan mati. Contohnya ada di depan kita,” ucapnya.

Menurutnya, larangan tersebut nyatanya menguntungkan banyak orang karena sebagian besar penduduk Bihar telah berhenti minum miras untuk selamanya.

“Buruk dan tidak boleh dikonsumsi. Beberapa orang dengan senang hati menerima ini. Tapi ada beberapa pembuat onar. Saya telah memberi tahu petugas untuk mengidentifikasi pembuat onar yang sebenarnya dan menangkap mereka,” ujarnya.

Sebagai informasi, pada November 2021, setidaknya 30 orang meninggal dunia dalam tiga hari setelah mengonsumsi miras palsu di Bihar. (tra)

Pos terkait