Ngeri! Kerusuhan di Kazakhstan Tewaskan 164 Orang

Kerusuhan di Kazakhstan
Mobil polisi terbakar saat aksi protes menentang kenaikan harga LPG, menyusul keputusan otoritas Kazakh untuk mencabut batas harga pada bahan bakar gas cair, di Almaty, Kazakhstan, Selasa (4/1/2022). [Dok.Antara]

Jambi Seru – Sebanyak 164 orang, termasuk dua anak kecil, tewas ketika kerusuhan yang disertai kekerasan  di Kazakhstan selama pekan lalu.

Hal tersebut dikatakan oleh Kementerian Kesehatan Kazakhstan, Minggu (9/1/2022), seperti dikutip kantor berita Rusia, Sputnik.

Baca Juga :
Halmahera Diguncang Gempa Magnitudo 5,2

Rentetan demonstrasi mulai berlangsung pekan lalu guna menentang kenaikan harga bahan bakar. Aksi unjuk rasa tersebut lalu berkembang menjadi demonstrasi menentang pemerintah.

Kemenkes mengatakan 103 orang meninggal di Almaty, kota utama Kazakhstan tempat kekerasan terjadi.

Sementara itu, dari Almaty dilaporkan bahwa pihak berwenang Kazakhstan pada Minggu menyatakan sudah mengendalikan situasi di seluruh negeri usai negara itu dilanda kekerasan paling maut selama 30 tahun merdeka.

Para pejabat keamanan dan intelijen memberi pemaparan kepada Presiden Kassym-Jomart Tokayev bahwa mereka terus melancarkan “pembersihan”, tindakan yang disebut Tokayev sebagai operasi besar-besaran kontraterorisme.

Baca Juga :
Covid-19 Varian Omicron di Indonesia Sudah Tulari 414 Orang

Pekan lalu, puluhan orang tewas, ribuan orang ditangkap, dan banyak gedung dibakar.

Keadaan tersebut membuat Tokayev mengeluarkan perintah tembak mati dalam penanganan kerusuhan, yang dia katakan disebabkan oleh para bandit dan teroris. (red)

Sumber : suara.com (media partner jambiseru.com)

Pos terkait