Amerika Beri Sanksi ke Bank Sentral Rusia

Sanksi ke Bank Sentral Rusia
Gedung utama Bank Rusia di Moskow, Rusia (25/2/2022). ANTARA/Xinhua/Evgeny Sinitsyn/aa.

Jambi Seru – Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) pada Senin (28/2) mengumumkan putaran baru sanksi yang membidik bank sentral Rusia, beberapa instrumen keuangan negara tersebut, serta individu terkait, sebagai respons atas invasi Moskow ke Ukraina.

Departemen Keuangan dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa pemerintah melarang warga AS melakukan transaksi dengan bank sentral Rusia, Dana Kekayaan Nasional Federasi Rusia, dan Kementerian Keuangan Rusia.

“Langkah ini secara efektif melumpuhkan aset Bank Sentral Federasi Rusia yang disimpan di AS atau oleh warga AS, di mana pun berada,” bunyi pernyataan tersebut.

Bacaan Lainnya

Menurut pernyataan, sejumlah transaksi terkait energi tertentu akan dikecualikan dari sanksi yang baru diumumkan tersebut. Transaksi-transaksi bisnis itu masih diperbolehkan melalui izin umum yang akan datang.

—————————————–

Baca juga : 

Skandal Investasi Bank Jambi, Ini Kata Gubernur Al Haris

Bank Jambi dan Kasus SNP Finance

Dirut Bank Jambi El Halcon Arogan

—————————————–

Selain itu, Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi pada Dana Investasi Langsung Rusia (Russian Direct Investment Fund/RDIF), atau dana kekayaan negara utama Rusia, perusahaan pengelolanya, serta salah satu anak perusahaan milik perusahaan pengelola.

Daftar sanksi tersebut juga mencantumkan CEO RDIF, Kirill Dmitriev, yang menurut departemen tersebut merupakan “sekutu terkenal” Presiden Rusia Vladimir Putin.

Langkah-langkah tersebut akan semakin membatasi “orang-orang dan entitas tersebut dari sistem keuangan AS,” ungkap pernyataan itu.

AS, bersama Eropa dan sekutu lainnya, pada Sabtu (26/2) mengumumkan salah satu sanksi ekonomi paling keras terhadap Rusia sejak Moskow meluncurkan operasi militer di Ukraina, yaitu menghapus bank-bank Rusia “terpilih” tertentu dari sistem perpesanan SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication).

Pos terkait