JAMBI, Jambiseru.com – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., menghadiri acara Wisuda Santri Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VII Rumah Mahir Qur’an Rayhana Maulidia. Prosesi khidmat ini dilangsungkan di Maulidia Convention Center, Rabu pagi (29/07/2026).
Lembaga pendidikan Al-Qur’an tersebut merupakan yayasan yang didirikan oleh Wali Kota Jambi bersama keluarga sebagai bentuk kepedulian sosial untuk memperluas akses pendidikan agama, khususnya bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu. Selain berfokus mencetak penghafal Al-Qur’an, lembaga ini aktif memberantas buta aksara Al-Qur’an serta menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.
Mengusung tema “Satu Dekade Berkhidmat Melahirkan Generasi Qur’ani, Menuai Keberkahan di Bumi Pertiwi”, wisuda kali ini sekaligus menandai momentum 10 tahun pengabdian lembaga dalam membina generasi muda yang cinta Al-Qur’an.
Pembangunan SDM Berbasis Spiritual
Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menekankan bahwa wisuda tahfizh bukan sekadar seremoni kelulusan akademis, melainkan simbol keberhasilan pembentukan karakter generasi muda yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Menurutnya, kemajuan Kota Jambi tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan infrastruktur semata, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berlandaskan keimanan dan akhlak mulia.
“Anak-anak yang menghafal Al-Qur’an adalah aset berharga bagi keluarga dan daerah. Mereka adalah generasi penerus yang diharapkan mampu membawa keberkahan bagi Kota Jambi. Siapa yang memuliakan Al-Qur’an, insyaallah akan dimuliakan Allah SWT,” ujar Maulana.
Ia juga mengapresiasi para orang tua yang tetap konsisten mendampingi anak-anak mereka memilih jalan Al-Qur’an di tengah masifnya arus digitalisasi dan perkembangan teknologi saat ini.
54 Santri Diwisuda, Capaian Hafalan Tertinggi Tembus 11 Juz
Direktur Rumah Mahir Qur’an Rayhana Maulidia, Aripli Kobri, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada Angkatan VII Tahun 2026 ini, sebanyak 54 santri sukses mengikuti prosesi wisuda, yang terdiri atas 15 santri putra dan 39 santri putri.
“Alhamdulillah, seluruh peserta wisuda telah merampungkan setoran dan ujian hafalan minimal satu juz, bahkan capaian hafalan tertinggi tahun ini berhasil menembus 11 juz,” ungkap Aripli.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas dan kuantitas hafalan dari tahun ke tahun merupakan buah dari dedikasi para ustaz dan ustazah dalam membimbing santri. Pihaknya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Wali Kota Jambi beserta Bunda PAUD atas konsistensi dan perhatian penuh terhadap pengembangan pendidikan Al-Qur’an di Kota Jambi.
Melalui momentum satu dekade ini, diharapkan Rumah Mahir Qur’an Rayhana Maulidia dapat terus melahirkan generasi Qurani yang berdaya saing, religius, serta membawa keberkahan luas bagi masyarakat Kota Jambi. (ris)











