Bank Jambi Aman, LPS Tanggapi Gangguan Layanan

img 20260225 191633
Bank Jambi Aman, LPS Tanggapi Gangguan Layanan. Foto: Jambiserucom

Jambiseru.com – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) meminta nasabah PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi atau Bank Jambi untuk tetap tenang menyikapi gangguan sistem yang terjadi beberapa hari terakhir. LPS menegaskan bahwa secara fundamental, Bank Jambi dalam kondisi sehat dan beroperasi secara normal.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, memastikan bahwa isu gangguan layanan yang terjadi murni merupakan ranah teknis internal dan bukan indikasi bank gagal. Oleh karena itu, penanganan saat ini sepenuhnya masih berada di bawah kendali manajemen bank yang dinilai mampu menyelesaikan masalah tersebut.

“Kalau sekarang dia (Bank Jambi) enggak masuk resolusi, dia masih bank normal, bank sehat. Ya, dia tanggung jawab sendiri saja, belum kewenangan LPS,” ujar Anggito usai menghadiri Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).

Anggito menekankan, LPS baru akan turun tangan jika sebuah bank masuk dalam status gagal bayar atau resolusi. Namun, fakta di lapangan menunjukkan Bank Jambi jauh dari kondisi tersebut.

“Dan BPD itu semuanya sehat, ya, tidak ada yang bermasalah,” tegas Anggito menepis kekhawatiran berlebihan di masyarakat.

Merespons cepat situasi ini, manajemen Bank Jambi langsung bergerak taktis. Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menegaskan pihaknya bertanggung jawab penuh atas keamanan dana nasabah.

Khairul menjamin tidak akan ada satu rupiah pun uang nasabah yang hilang akibat kendala teknis maupun gangguan pihak ketiga ini. Jika terbukti ada saldo yang berkurang karena eror sistem, Bank Jambi berkomitmen menggantinya secara utuh.

“Sesuai dengan ketentuan, Bank Jambi berkomitmen apabila terjadi kerugian nasabah, akan melakukan penggantian secara penuh, baik itu disebabkan oleh kesalahan Bank Jambi maupun pihak ketiga yang bekerja sama dengan Bank Jambi,” tegas Khairul, Senin (23/2/2026).

Sebagai langkah mitigasi dan perlindungan konsumen, Bank Jambi saat ini tengah melakukan audit forensik menyeluruh. Langkah ini diambil justru untuk memastikan data nasabah aman dan sistem kembali prima.

“Hari ini InsyaAllah audit forensik akan segera bekerja untuk memastikan kira-kira nanti berapa total kerugian nasabah dan berapa nasabah yang terindikasi mengalami kerugian,” tambahnya.

Selama proses perbaikan dan audit ini berlangsung, layanan mobile banking dan ATM dinonaktifkan sementara demi keamanan data. Namun, nasabah tidak perlu risau karena transaksi perbankan tetap berjalan normal.

Nasabah dipersilakan datang langsung ke seluruh jaringan kantor layanan Bank Jambi, baik kantor cabang, cabang pembantu, maupun kantor fungsional untuk melakukan penarikan atau transaksi lainnya secara aman dengan bantuan petugas.

Sementara itu, LPS menyatakan akan terus melakukan pengawasan rutin (surveillance) terhadap seluruh perbankan, termasuk mendorong peningkatan sistem keamanan siber agar pelayanan kepada nasabah semakin optimal ke depannya.(*)

Pos terkait