Jambiseru.com – Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) tengah bergerak cepat membenahi infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat. Sejak Selasa (14/4/2026) hingga Jumat (17/4/2026), tim Bina Marga melakukan maraton survei lapangan mulai dari Kabupaten Kerinci, Bungo, hingga Tebo untuk memetakan titik kerusakan prioritas.
Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muzakir, menegaskan bahwa peninjauan ini bukan sekadar rutinitas teknis, melainkan langkah nyata merespons keluhan warga. Di Kabupaten Tebo, perhatian khusus diberikan pada ruas Simpang Sawmil – Simpang Logpon.
Kabid Bina Marga, Iwan Rahmadi, menjelaskan bahwa sepanjang 1,3 KM jalan di titik tersebut akan segera diperbaiki menggunakan dana APBD Provinsi Jambi, lengkap dengan pembangunan drainase sesuai usulan DPRD setempat.
“Kami ingin menangani semua titik, namun dengan keterbatasan anggaran, kami harus bergerak taktis. Untuk titik yang belum tercover APBD, tim Alat Kelengkapan (Alkal) akan turun melakukan penanganan darurat agar jalan tetap fungsional,” ujar Iwan, Minggu (19/4).
Solusi untuk Jalan Padang Lamo
Terkait kondisi Jalan Padang Lamo yang sempat viral karena ancaman aksi tanam pohon pisang oleh warga, Iwan membawa angin segar. Ia menjelaskan bahwa Gubernur Jambi, Al Haris, telah merencanakan perbaikan jalur vital tersebut melalui usulan Dana Instruksi Presiden (Inpres).
“Kami minta masyarakat bersabar. Penanganan dilakukan bertahap, dan bulan Mei ini Jalan Padang Lamo segera kami usulkan (ke pusat). Targetnya, pengerjaan dimulai tahun ini setelah proyek APBD selesai,” tambahnya saat berdialog dengan pemerintah desa di Tebo.
Dinas PUTR juga mengharapkan dukungan penuh dari wakil rakyat Jambi di tingkat pusat (DPR RI) untuk mengawal usulan ini ke Kementerian terkait. Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dianggap menjadi kunci utama di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Setelah menuntaskan evaluasi di wilayah Barat dan Tengah, tim PUTR tidak berpuas diri. Mulai Senin (20/4), fokus survei digeser ke wilayah Timur, meliputi Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat.
Melalui strategi jemput bola ini, Dinas PUTR berkomitmen menyusun peta jalan (roadmap) perbaikan infrastruktur yang akurat, memastikan setiap rupiah anggaran memberikan dampak nyata bagi mobilitas dan kesejahteraan masyarakat Jambi. (ris)












