JAKARTA, Jambiseru.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan komitmen untuk menerapkan kebijakan zero tolerance atau nol toleransi terhadap insiden keamanan pangan maupun praktik penyimpangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pernyataan tersebut disampaikannya usai menjenguk korban dugaan insiden keamanan pangan yang menimpa ratusan siswa SMK Negeri 6 Semarang di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang, Sabtu (1/8).
“Saya sebagai Kepala BGN yang baru ini, memastikan zero tolerance terhadap keracunan, tindak pidana korupsi, dan hanky-panky (tindakan menyimpang dan tidak jujur), titip-menitip duit, itu enggak boleh lagi,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.
Ia menegaskan, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mematuhi standar operasional prosedur (SOP) secara ketat guna mencegah terulangnya insiden keamanan pangan dalam pelaksanaan program.
Baca Selengkapnya : Di Antaranews.com











