JAMBI, Jambiseru.com – Waktu terus berjalan, sementara kondisi Jalan Padang Lamo di Kabupaten Tebo kian memprihatinkan. Dalam masa resesnya, Anggota DPR RI Dapil Jambi, Edi Purwanto, turun langsung memastikan proyek perbaikan jalan melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah tidak kembali tersendat.
Kunjungan kerja ke Bappeda Provinsi Jambi menjadi momen krusial. Edi tak sekadar berdialog, tetapi memberi penegasan keras bahwa, seluruh perangkat daerah harus bergerak cepat menuntaskan administrasi agar dana pusat segera cair dan pekerjaan fisik bisa dimulai tanpa penundaan.
“Sisa waktu kita sangat terbatas. Ini sudah mendekati Mei. Kalau memang targetnya tahun ini, maka semua harus diselesaikan sekarang. Kita ingin masyarakat segera merasakan manfaatnya,” kata Edi Purwanto.
Sorotan utama tertuju pada ruas Jalan Padang Lamo, Jalur vital yang menghubungkan sejumlah wilayah di Tebo. Selama ini, kondisi jalan yang rusak parah kerap menghambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi. Tekanan dari pusat pun kini semakin nyata.
Menanggapi dorongan tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Agus Sunaryo memastikan, dari sisi pemerintah daerah tidak ada lagi hambatan administratif. Seluruh dokumen penting, termasuk Detail Engineering Design (DED), disebut telah rampung.
“Kami sudah siap. Tinggal menunggu sistem dari pusat dibuka untuk sinkronisasi data final,” ujarnya.
Jika proses berjalan sesuai rencana, pertengahan tahun ini alat berat diproyeksikan mulai turun ke lapangan. Perbaikan akan mencakup jalur dari Simpang Jembatan menuju Bedaro Rampak hingga Teluk Lancang. Namun, karena keterbatasan anggaran, pengerjaan dilakukan dengan skema prioritas menyasar titik-titik kerusakan paling parah.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk pengawasan ketat legislatif terhadap realisasi anggaran pusat di daerah. Edi Purwanto tak ingin alokasi dana Inpres yang telah diperjuangkan justru terbuang sia-sia akibat lambannya birokrasi.
Bagi masyarakat di sepanjang jalur Padang Lamo, dorongan ini menjadi harapan baru. Setelah sekian lama bergelut dengan jalan rusak, mereka kini menanti realisasi janji, akses yang lebih layak dan roda ekonomi yang kembali berputar lancar.
“Intinya beliau datang untuk mengingatkan dan memastikan ini benar-benar jalan,” tutup Agus. (uda)












