JAMBI, Jambiseru.com – Wali Kota Jambi, Maulana turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.
Didampingi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Pendidikan, Maulana bersilaturahmi sekaligus memastikan para korban mendapatkan bantuan cepat dari pemerintah.
Dalam peristiwa tersebut, 7 kepala keluarga dengan total 26 jiwa terdampak kebakaran. Musibah ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Jambi, terlebih terjadi di tengah masyarakat yang sedang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.
“Kami sangat prihatin. Di bulan suci ini, saat masyarakat fokus menjalankan ibadah Ramadan, justru terjadi musibah kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita,” kata Maulana.
Menurut catatan Pemerintah Kota Jambi, selama bulan Ramadan tahun ini sudah terjadi empat kali kebakaran. Maulana menilai, meningkatnya frekuensi kebakaran ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi sumber api di rumah.
Ia mengingatkan warga agar selalu melakukan pengecekan sebelum meninggalkan rumah, terutama saat hendak melaksanakan salat tarawih atau keluar mencari hidangan berbuka.
“Pastikan sumber-sumber listrik diperiksa. Colokan yang tidak digunakan sebaiknya dilepas. Jika rumah ditinggal dalam keadaan kosong, pastikan semua aman. Begitu juga saat memasak sahur, jangan sampai ketiduran sehingga memicu kebakaran,” jelasnya.
Berdasarkan laporan sementara, sebagian kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, sementara sebagian lainnya berasal dari aktivitas dapur dan percikan api.
Sebagai langkah tanggap darurat, Pemerintah Kota Jambi langsung menyalurkan bantuan bagi para korban. Bantuan tersebut meliputi kebutuhan pokok sehari-hari hingga perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang terdampak.
“Anak-anak tetap harus bisa sekolah. Karena itu kami juga memberikan bantuan berupa baju, buku, tas, dan perlengkapan sekolah lainnya. Bahkan kepala sekolah turut hadir untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga memastikan kebutuhan makanan bagi para korban akan ditanggung selama satu minggu ke depan melalui dukungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Kami menjamin kebutuhan makan para korban selama satu minggu ke depan. Karena saat ini mereka tentu belum bisa bekerja dan masih fokus memulihkan kondisi setelah musibah ini,” pungkasnya. (uda)












