KOTA JAMBI, Jambiseru.com – Kota Jambi menunjukkan sinyal kuat kebangkitan ekonomi di tahun 2025. Di tengah perlambatan global dan tekanan geopolitik, kinerja makro daerah justru mencatat tren positif, memberi harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat.
Indikator paling mencolok datang dari laju pertumbuhan ekonomi yang melonjak menjadi 5,13%, naik signifikan dari 4,88% pada 2024.
Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan geliat investasi, penguatan UMKM, serta percepatan pembangunan infrastruktur yang mulai terasa dampaknya di lapangan.
Tak hanya itu, kualitas hidup masyarakat juga ikut terdongkrak. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi naik ke 82,32, melampaui capaian tahun sebelumnya dan bahkan berada di atas rata-rata provinsi maupun nasional. Ini menandakan kemajuan nyata pada sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.
Dari sisi daya beli, pendapatan per kapita ikut naik hingga Rp73,6 juta per tahun, menunjukkan peningkatan kapasitas ekonomi warga.
Di saat yang sama, ketimpangan justru menyempit. Indeks Gini turun dari 0,395 menjadi 0,339, mengindikasikan distribusi pendapatan yang semakin merata.
Kabar baik juga datang dari sektor sosial. Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 7,69%, disertai penurunan tingkat pengangguran terbuka dari 7,38% menjadi 7,08%. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang terjadi tidak eksklusif, tetapi mulai menyentuh lapisan masyarakat bawah.
Sementara itu, inflasi Kota Jambi tercatat 3,03% (year on year) masih terkendali dan relatif stabil. Posisi ini berada di bawah inflasi provinsi, meski sedikit di atas rata-rata nasional. Artinya, daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika harga.
Walikota Jambi, Maulana mengucapkan terima kasih atas dukungan pimpinan dan anggota DPRD Kota Jambi, seluruh kompenen pemangku kepentingan serta masyarakat Kota Jambi dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan.
“Kami akan terus melanjutkan kinerja daerah yang sudah baik, dan mengevaluasi hal-hal yang belum maksimal untuk perbaikan, agar hasil, manfaat dan dampak pembangunan dapat lebih dirasakan masyarakat di Tanah Pilih yang tercinta ini,” kata Maulana. (uda)












